Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Ditutup Menguat, Saham MNC Land (KPIG) Melonjak 34,4 Persen

Saham Grup MNC yaitu PT MNC Land Tbk. melonjak setelah pemerintah menetapkan MNC Lido City sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 15 Februari 2021  |  15:46 WIB
Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (tengah) berbincang dengan Direktur PT Global Mediacom Tbk Syafril Nasution (dari kiri), Direktur PT MNC Land Tbk Erwin Richard Andersen, Direktur Utama PT MNC Investama Tbk Darma Putra, dan Direktur PT MNC Investama Tbk Tien, sebelum paparan publik MNC Group, di Jakarta, Selasa (25/6/2019). - Bisnis/Endang Muchtar
Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (tengah) berbincang dengan Direktur PT Global Mediacom Tbk Syafril Nasution (dari kiri), Direktur PT MNC Land Tbk Erwin Richard Andersen, Direktur Utama PT MNC Investama Tbk Darma Putra, dan Direktur PT MNC Investama Tbk Tien, sebelum paparan publik MNC Group, di Jakarta, Selasa (25/6/2019). - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada akhir perdagangan awal pekan ini.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG terapresiasi 0,77 persen menjadi 6.270 pada penutupan perdagangan Senin (15/2/2021).

Sebanyak 299 saham menguat, 182 saham melemah, dan 160 saham stagnan di sepanjang sesi. Kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia tercatat senilai Rp7.411,76 triliun.

Secara sektoral, saham di sektor industri dasar memimpin penguatan sebesar 2,22 persen diikuti saham sektor aneka industri yang naik 1,89 persen.

Adapun, saham Grup MNC yaitu PT MNC Land Tbk. melonjak setelah pemerintah menetapkan MNC Lido City sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata. Saham dengan kode KPIG itu naik 34,4 persen menjadi Rp137 per saham.

Selanjutnya saham PT Indo Straits Tbk. (PTIS) juga melaju 33,3 persen menjadi Rp208 per saham.

Di sepanjang hari perdagangan, investor asing membukukan jual bersih atau net sell senilai Rp693 miliar.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik melaporkan neraca perdagagan Indonesia pada Januari 2021 mengalami surplus sebesar US$1,96 miliar.

Surplus ini didapatkan dari pengurangan nilai ekspor yang mencapai sebesar US$15,30 miliar dan impor sebesar US$13,34 miliar pada periode Januari 2021.

Jika dibandingkan dengan Desember 2020, nilai surplus pada Januari mengalami penurunan, di mana surplus saat itu tercatat sebesar US$2,1 miliar.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG mnc land kek
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top