Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dari IPO, Bank Net Indonesia Syariah (BANK) Targetkan Dana Rp823 Miliar

Emiten berkode saham BANK tersebut akan melepas 5 miliar lembar saham biasa atau 37,90 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Saham tersebut dibanderol sebesar Rp103 per lembar saham.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 01 Februari 2021  |  08:46 WIB
Halaman muka Laporan Tahunan Bank Net Syariah 2019.
Halaman muka Laporan Tahunan Bank Net Syariah 2019.

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk. resmi melakukan Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO) pada Senin (2/2/2021).

Emiten berkode saham BANK tersebut menjadi salah satu dari dua emiten yang melakukan debutnya di lantai saham pada hari ini. Emiten ritel PT Damai Sejahtera Abadi Tbk. (UFOE) juga akan resmi melantai di bursa bersama dengan Bank Net Indonesia Syariah. BANK akan dicatatkan pada sektor Financials dengan sub sektor Bank.

Berdasarkan prospektus perusahaan, emiten berkode saham BANK tersebut akan melepas 5 miliar lembar saham biasa atau 37,90 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Saham tersebut dibanderol sebesar Rp103 per lembar saham.

Dengan demikian, perusahaan menargetkan akan mendapatkan dana segar sebesar Rp515 miliar. Dalam rangka proses IPO ini, PT NH Korindo Sekuritas Indonesia bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Bersamaan dengan penerbitan saham baru, BANK juga menawarkan Waran Seri I yang menyertai penawaran umum sebanyak 2,8 miliar Waran Seri I atau 34,175 persen dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh.

Efek itu memberikan hak kepada pemegangnya untuk melakukan pembelian saham biasa atau nama yang bernilai nominal Rp100 setiap sahamnya dengan harga pelaksanaan Rp110. Total hasil pelaksanaan waran seri I adalah sebanyak-banyaknya Rp308 miliar.

Menurut rencana, dana yang diraih dari IPO ini akan digunakan untuk modal kerja perusahaan. Perinciannya, sebanyak 60 persen akan digunakan untuk biaya pemeliharaan IT dan penunjangnya. Sementara, 40 persen lainnya  akan digunakan untuk modal kerja lainnya, seperti biaya pemasaran, sewa dan biaya lain-lain.

Sedangkan dana yang diperoleh Perseroan dari pelaksanaan Waran Seri I, jika dilaksanakan oleh pemegang waran, maka akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja Perseroan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

initial public offering bank net syariah
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top