Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wijaya Karya (WIKA) Siapkan Capex Rp3,04 Triliun

Alokasi belanja modal tersebut lebih tinggi 27,19 persen dibandingkan anggaran pada 2020 yang senilai Rp2,39 triliun.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 14 Januari 2021  |  13:59 WIB
GEDUNG BUMN WIJAYA KARYA. Bisnis - Arief Hermawan P
GEDUNG BUMN WIJAYA KARYA. Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten kontraktor pelat merah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. menganggarkan belanja modal atau capital expenditure senilai Rp3,04 triliun pada tahun ini.

Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya Mahendra Vijaya mengatakan capex tersebut lebih tinggi 27,19 persen dibandingkan anggaran pada 2020 yang senilai Rp2,39 triliun.

“Untuk 2020 anggaran kami sebesar Rp2,39 triliun sementara di 2021 kami menargetkan di Rp3,04 triliun,” kata Mahendra, Rabu (13/1/2021).

Adapun, capex yang lebih tinggi seiring dengan penetapan target performa keuangan yang lebih tinggi pula pada tahun ini.

Mahendra mengatakan pihaknya siap menyambut momentum pemulihan ekonomi seiring dengan proses vaksinasi yang sudah dimulai dan anggaran belanja infrastruktur pemerintah yang dinaikkan.

Adapun, emiten dengan kode saham WIKA ini menargetkan perolehan kontrak baru bisa mencapai Rp40,12 triliun atau naik 74,43 persen dari realisasi kontrak baru tahun lalu senilai Rp23 triliun.

Beberapa kontrak utama yang didapatkan WIKA pada 2020 a.l. proyek pembangunan Pabrik Pengolahan dan Pemurnian Nikel Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) Produksi 3 & 4 senilai Rp5,46 triliun, pembangunan Kampus Unjani senilai Rp1,04 triliun, dan Jalan Tol Serang-Panimbang senilai Rp937,85 triliun.

Untuk tahun ini, perseroan telah membidik sejumlah proyek dari berbagai lini seperti infrastruktur dan bangunan, energi dan tenaga listrik, properti, serta industri.

“Optimisme kami di 2021 memang sangat tinggi untuk bisa kembali tumbuh,” imbuh Mahendra.

WIKA juga menargetkan penjualan non-joint operation senilai Rp26,24 triliun atau lebih tinggi 55,08 persen dibandingkan target penjualan tahun lalu senilai Rp16,92 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

belanja modal wijaya karya
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top