Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ada Obligasi Jatuh Tempo Rp1,99 Triliun, Ini Strategi Tower Bersama (TBIG)

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), emiten bersandi TBIG ini memiliki lima obligasi yang akan jatuh tempo tahun ini dengan akumulasi nilai mencapai Rp1,99 triliun.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 10 Januari 2021  |  12:34 WIB
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk - Istimewa
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten menara telekomunikasi PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. menyiapkan berbagai skema untuk melunasi obligasi perseroan yang jatuh tempo pada 2021 ini.

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), emiten bersandi TBIG ini memiliki lima obligasi yang akan jatuh tempo tahun ini dengan akumulasi nilai mencapai Rp1,99 triliun.

Adapun obligasi senilai Rp633 miliar harus dibayarkan pada paruh pertama tahun ini, sedangkan Rp1,36 triliun sisanya jatuh tempo pada semester II/2021.

Direktur Keuangan Tower Bersama Infrastructure Helmy Yusman Santoso mengatakan untuk obligasi yang paling dekat jatuh temponya, perseroan bakal menggunakan dana kas internal.

Obligasi yang dimaksud adalah Obligasi Berkelanjutan III Tower Bersama Infrastructure Tahap IV tahun 2020 Seri A senilai Rp633 miliar yang jatuh tempo pada 4 April 2021. Obligasi ini memiliki tenor 1 tahun dengan kupon 6,25 persen.

Sementara untuk empat obligasi sisanya TBIG menyiapkan berbagai skema, mulai dari pelunasan dengan kas internal, pembiayaan kembali melalui penerbitan obligasi baru, hingga penarikan pinjaman bank.

“Kombinasi dari kas internal, penerbitan obligasi baru, dan pinjaman bank,” ujar Helmy ketika dihubungi Bisnis, akhir pekan lalu.

Meksipun demikian, Yusman mengatakan perseroan belum menetapkan proporsi masing-masing opsi tersebut, termasuk soal nilai rencana penerbitan obligasi baru yang akan digunakan untuk pembiayaan kembali atau refinancing.

“Belum kami putuskan,” pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi emiten tower bersama pendanaan
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top