Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Live

Harga Emas Hari Ini Senin (29/12), Euforia Stimus AS Jadi Pendorong

Berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan Selasa (29/12/2020) hingga pukul 06.19 WIB harga emas spot naik 0,12 persen atau 2,31 poin menjadi US$1.876 per troy ounce.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 29 Desember 2020  |  15:07 WIB
Aneka emas batangan beragam ukuran dan bentuk. Harga emas dunia diperkirakan akan terus menguat seiring dengan pelemahan dolar AS. - Bloomberg
Aneka emas batangan beragam ukuran dan bentuk. Harga emas dunia diperkirakan akan terus menguat seiring dengan pelemahan dolar AS. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Harga emas masih dalam tren penguatan seiring dengan persetujuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap paket stimulus jumbo bernilai triliunan dolar.

Berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan Selasa (29/12/2020) hingga pukul 06.19 WIB harga emas spot naik 0,12 persen atau 2,31 poin menjadi US$1.876 per troy ounce.

Sementara itu, harga emas Comex kontrak Februari 2021 berada di posisi US$1.879,2 per troy ounce, koreksi 0,06 persen.

Bila tren kenaikan berlanjut, emas akan membukukan kenaikan secara bulanan pertama sejak Juli karena serangkaian sentimen negatif dari pengembangan vaksin Covid-19 yang menekan minat pasar untuk mengumpulkan aset investasi aman.

Sepanjang Desember berjalan, emas telah membukukan penguatan sekitar 5,6 persen. Secara year to date, logam mulia ini juga bersiap untuk membukukan kenaikan tahunan terbesar dalam satu dekade. Sepanjang 2020 berjalan, emas telah naik 21,4 persen.

Tim riset dan analis Monex Investindo Futures mengatakan bahwa penguatan logam mulia dipicu kabar Presiden AS Donald Trump yang menandatangani paket stimulus jumbo Covid-19.

Paket bantuan itu senilai US$900 miliar yang telah disetujui oleh Kongres pada pekan sebelumnya setelah negosiasi berbulan-bulan. Adapun, paket bantuan itu adalah bagian dari paket pengeluaran US$2,3 triliun yang mencakup US$1,4 triliun untuk pengeluaran normal pemerintah federal.

Penandatanganan itu dilakukan untuk mencegah adanya penutupan pemerintahan atau government shutdown yang diyakini dapat semakin memperparah ekonomi AS.

Untuk diketahui, stimulus jumbo tersebut membuat ketersedian likuiditas di pasar melimpah sehingga akan membuat dolar AS melemah dan menjadi momentum penguatan bagi emas.

Hingga pukul 06.20 WIB, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback di hadapan sekeranjang mata uang utama bergerak rebound 0,13 persen ke posisi 90,337.

Simak pergerakan harga emas hari ini secara live.

15:06 WIB

Harga emas terus naik

Pukul 15.01 WIB harga emas spot naik 0,37 persen atau 6,99 poin menjadi US$1.880,68 per troy ounce.

Sementara itu, harga emas Comex kontrak Februari 2021 berada di posisi US$1.882,1 per troy ounce, naik 0,09 persen.

13:43 WIB

Harga emas masih kuat

Pukul 13.30 WIB harga emas spot naik 0,13 persen atau 2,41 poin menjadi US$1.876,1 per troy ounce.

Sementara itu, harga emas Comex kontrak Februari 2021 berada di posisi US$1.882,3 per troy ounce, naik 0,1 persen.

09:27 WIB

Harga emas masih kuat

Pukul 09.24 WIB harga emas spot naik 0,16 persen atau 2,93 poin menjadi US$1.876,62 per troy ounce.

Sementara itu, harga emas Comex kontrak Februari 2021 berada di posisi US$1.879,5 per troy ounce, koreksi 0,05 persen.

08:20 WIB

Harga emas trengginas

Hingga pukul 08.15 WIB harga emas spot naik 0,27 persen atau 5,01 poin menjadi US$1.878,7 per troy ounce.

Harga emas Comex kontrak Februari 2021 berada di posisi US$1.884,6 per troy ounce, naik 0,22 persen atau 4,2 poin.

Indeks dolar AS koreksi 0,14 persen ke level 90,207.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emas Harga Emas Hari Ini dolar as harga emas comex
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top