Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Suspensi Dibuka, Saham Lotte Chemical (FPNI) Ngamuk

Saham PT Lotte Chemical Titan Tbk. langsung terbang usai suspensi perdagangan dibuka hari ini, Selasa (29/12/2020). Saham berkode FPNI itu naik hampir 25 persen di sesi pertama perdagangan.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 29 Desember 2020  |  12:31 WIB
PT Lotte Chemical Titan Tbk. - Istimewa
PT Lotte Chemical Titan Tbk. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Saham PT Lotte Chemical Titan Tbk. langsung mengamuk setelah suspensi perdagangan dibuka hari ini, Selasa (29/12/2020). Kinerja saham berkode FPNI itu melanjutkan tren bullish yang sudah berlangsung sejak awal bulan.

Berdasarkan data Bloomberg, saham FPNI naik 80 poin atau 24,54 persen ke level 406. Saham Lotte Chemical dibuka di level 346 atau naik 20 poin dari posisi penutupan 23 Desember 2020. 

Total perdagangan saham FPNI mencapai 69,81 juta lembar dengan nilai transaksi Rp28,21 miliar.Dengan kinerja saham hingga sesi pertama, dalam sebulan terakhir saham FPNI sudah melejit 222 persen. Sejak enam bulan lalu, kenaikan saham FPNI bahkan mencapai 322,92 persen.

Sebelumnya, saham FPNI sudah disuspensi dua kali oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) karena pergerakan harganya naik signifikan. Suspensi diterapkan pada 16 Desember 2020 dan 28 Desember 2020.  Kemarin, BEI mengumumkan suspensi saham FPNI dibuka dan bisa diperdagangkan kembali mulai hari ini.

Lotte Chemical Titan dikendalikan oleh perusahaan kimia asal Korea Selatan, Lotte Chemical dengan porsi kepemilikan 92,5 persen. Perusahaan ini sebelumnya beberapa kali melikuidasi anak usaha yang sudah tidak aktif. 

Terakhir, perseroan menutup anak usaha berbasis di Labuan, Malaysia, yakni Lotte Chemical Titan International Limited (LCTIL). LCTIL melalui likuidatornya akan membagi seluruh sisa aset kepada pemegang saham. Hal itu berdasarkan Deed of Assignment and Settlement pada 21 Desember 2019 yang ditandatangani oleh FPNI, LCTIL, dan PT Lotte Chemical Titan Nusantara.

Dalam Deed of Assignment and Settlement tersebut, mereka sepakat melakukan pengembalian modal atas aset yang tersisa kepada FPNI senilai US$118,42 juta atau Rp1,68 triliun.

Per September 2020, Lotte Chemical Titan meraup pendapatan sebanyak US$225,68 juta atau turun 16 persen dibandingkan September 2019. Kendati pendapatan turun, laba bersih perseroan naik tajam 318 persen menjadi US$2,81 juta


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

suspensi saham lotte chemical titan
Editor : Rivki Maulana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top