Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kesepakatan Brexit Dinanti, Bursa Eropa Menguat Jelang Malam Natal

Indeks Stoxx Europe 600 terpantau menguat 0,27 persen atau 1,05 poin ke level 396,54 pada pukul 10.31 waktu London.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 24 Desember 2020  |  18:10 WIB
Logo WSE terletak di panel kaca di dekat layar elektronik yang menunjukkan kurva indeks dan data keuangan di Bursa Efek Warsawa di Warsawa. -  Bartek Sadowski / Bloomberg
Logo WSE terletak di panel kaca di dekat layar elektronik yang menunjukkan kurva indeks dan data keuangan di Bursa Efek Warsawa di Warsawa. - Bartek Sadowski / Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Eropa menguat pada Kamis (24/12/2020) sejalan dengan bursa Inggris menyusul semakin dekatnya kesepakatan perdagangan pasca-Brexit.

Indeks Stoxx Europe 600 terpantau menguat 0,27 persen atau 1,05 poin ke level 396,54 pada pukul 10.31 waktu London, dengan banyak pasar regional termasuk bursa Jerman dan Swiss, tutup pada malam Natal.

Indeks FTSE 100 Inggris menguat 0,13 persen, dengan kenaikan yang diimbangi oleh penguatan poundsterling. Adapun indeks FTSE 250 yang mayoritas berisi saham-saham beorientasi domestik menguat 0,75 persen.

Perdagangan di sebagian besar bursa Eropa akan ditutup lebih awal karena menyambut malam Natal.

Inggris dan Uni Eropa menyetujui garis besar kesepakatan Brexit pada hari Rabu setelah kompromi tentang hak penangkapan ikan. Pengumuman mengenai kesepakatan ini diperkirakan diungkap hari ini.

Indeks Stoxx 600 menguat untuk hari ketiga berturut-turun. Indeks kini melemah 5 persen sejak awal tahun menyusul reli yang didorong oleh ekspektasi vaksin virus corona akan membawa pemulihan ekonomi.

Sementara itu, indeks FTSE 100 telah memangkas penurunan tahun 2020 menjadi 14 persen dan FTSE 250 turun 6,3 persen. Namun, para analis optimistis terhadap prospek saham Inggris pada tahun 2021 karena pasar muncul dari overhang Brexit yang sudah ada sejak referendum tahun 2016.

“Kami belum mengetahui hasil dari kesepakatan tersebut, tetapi pasar tentu saja merayakannya dengan kinerja yang positif bersama dengan penguatan poundsterling,” kata manajer portofolio Kairos Partners Alberto Tocchio, seperti dikutip Bloomberg.

“Kesepakatan itu merupakan sinyal yang sangat positif baik bagi Inggris dan Eropa. FTSE 250 seharusnya mulai melihat kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan FTSE 100 karena bisnis domestik Inggris akan mendapatkan keuntungan paling banyak dari perjanjian dengan UE,” lanjutnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa eropa
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top