Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bursa Eropa Bergairah di Akhir Pekan, Indeks Perancis Naik 0,4 Persen

Secara garis besar pasar saham global tetap berada di ambang rekor tertinggi karena investor bertaruh terhadap perkembangan vaksin Covid-19 yang positif dan dapat membantu mempertahankan pemulihan global tahun depan.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 04 Desember 2020  |  15:51 WIB
Bursa Efek Frankfurt, Jerman. - Bloomberg
Bursa Efek Frankfurt, Jerman. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa Eropa dibuka menguat pada perdagangan akhir pekan, Jumat (4/12/2020) ditengah sikap investor yang mempertimbangkan reli ekuitas global baru-baru ini dan data ketenagakerjaan dari AS.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Stoxx 600 Europe dibuka menguat 0,3 persen hingga pukul 08.15 waktu London, Inggris, diikuti oleh indeks FTSE All Share Inggris yang turut menguat 0,38 persen.

Sementara itu, indeks CAC 40 naik sebesar 0,4 persen pada pembukaan perdagangan akhir pekan, sedangkan indeks DAX Jerman stagnan.

Ahli strategi investasi di Allianz Global Investors Mona Mahajan mengatakan bahwa secara garis besar pasar saham global tetap berada di ambang rekor tertinggi karena investor bertaruh terhadap perkembangan vaksin Covid-19 yang positif dan dapat membantu mempertahankan pemulihan global tahun depan.

“Jika kita melihat pertumbuhan pendapatan mulai meningkat, mungkin ada kenaikan 25 persen hingga 30 persen pada indeks S&P 500 tahun depan, dan jika kita melihat suku bunga tetap rendah dan stimulus di tempat, itu tetap menjadi latar belakang yang baik untuk aset berisiko,” ujar Mona seperti dikutip dari Bloomberg, Jumat (4/12/2020).

Adapun, dia menjelaskan bahwa ketidakpastian tetap ada tentang paket stimulus AS. Namun, proposal bipartisan yang didukung oleh para pemimpin Demokrat sebagai dasar negosiasi memikat peningkatan minat dari Partai Republik, telah mengangkat peluang untuk kesepakatan paket stimulus pada akhir tahun yang dapat melemahkan dolar AS.

Di sisi lain, California akan mengunci ekonominya jika kapasitas perawatan kritisnya mencapai batasnya. Jika negara bagian lain di AS mengikuti jejak itu, maka akan menjadi sentimen negatif bagi pasar yang tengah reli karena pemulihan ekonomi kembali terancam gagal terjadi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa eropa indeks stoxx 600
Editor : Rivki Maulana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top