Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Live

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, 26 November 2020

Secara teknikal, pergerakan IHSG saat ini berada dalam area overbought, sehingga indeks diperkirakan melemah hari ini.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 26 November 2020  |  15:02 WIB
Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/11/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/11/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak melemah pada perdagangan hari ini, Kamis (26/11/2020).

Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup terkoreksi 0,38 persen ke level 5.679,25 setelah sempat melonjak ke level tertingginya pada masa pandemi sebesar 5.770 pada perdagangan sesi I hari ini.

Sebanyak 174 saham menguat, 285 terkoreksi, dan 246 stagnan. Adapun, investor asing tercatat memborong saham-saham emiten dalam negeri. Net buy atau beli bersih hingga jelang sesi penutupan mencapai Rp524,00 miliar.

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan memprediksi IHSG melemah pada Kamis (26/11/2020). Secara teknikal, pergerakan saat ini berada dalam area overbought dan terlihat indikator Stokastik bergerak membentuk dead cross. 

“Mengindikasikan potensi pelemahan jangka pendek,” jelasnya kepada Bisnis, Rabu (25/11/2020). 

Dennies mengatakan investor masih akan mencermati angka kasus Covid-19. Selain itu, rilis PDB AS akan menjadi perhatian. Untuk diketahui, kasus infeksi Covid-19 di Indonesia telah mencetak angka setengah juta kasus.

Head of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menjelaskan bahwa secara teknikal IHSG bergerak overshoot ditarget fibonacci retracement 161,8 persen di level 5.750. Indeks mengakhiri perdagangan dengan melemah membentuk pola bearish engulfing dengan indikasi reversal jangka pendek.

Indikator Stokastik, lanjut dia, bergerak overbought dan berpotensi dead cross. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) bergerak overvalue dan RSI bergerak menjenuh di area cukup tinggi secara momentum.

“Secara teknikal, IHSG berpotensi terkoreksi lanjutan dengan support resistance 5.622–5.710,” ujarnya dalam riset harian, Rabu (25/11/2020).

Bagaimana pergerakan IHSG hari ini? Simak secara live di Bisnis.com!

15:01 WIB

Pukul 15.00 WIB: IHSG Ditutup Menguat 1,42 Persen

Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,42 persen atau 80,67 poin ke level 5.759,92 pada akhir perdagangan hari ini.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak dalam kisaran 5.669,66-5.759,92.

14:34 WIB

Pukul 13.30 WIB: Jelang Akhir perdagangan, IHSG Menguat 1,21 Persen

Indeks harga saham gabungan (IHSG) terpantau menguat 1,21 persen atau 68,68 poin ke level 5.747,93 menjelang akhir perdagangan hari ini.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak dalam kisaran 5.669,66-5.751,45.

13:51 WIB

Pukul 13.45 WIB: Awal Sesi II, IHSG Menguat 0,9 Persen

Indeks harga saham gabungan (IHSG) terpantau menguat 0,9 persen atau 51,26 poin ke level 5.730,5 pada awal sesi II.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak dalam kisaran 5.669,66-5.735,78

11:32 WIB

Pukul 11.30 WIB: IHSG Menguat 0,69 Persen pada Akhir Sesi I

Indeks harga saham gabungan (IHSG) terpantau menguat 0,69 persen atau 39,48 poin ke level 5.718,72 pada akhir sesi I.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak dalam kisaran 5.669,66-5.736,5.

11:12 WIB

Pukul 11.10 WIB: Jelang Akhir Sesi I, IHSG Menguat 0,75 Persen

Indeks harga saham gabungan (IHSG) terpantau menguat 0,75 persen atau 42,56 poin ke level 5.721,81 menjelang akhir sesi I.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak dalam kisaran 5.669,66-5.736,5.

10:12 WIB

Pukul 10.10 WIB: IHSG Menguat 0,73 Persen

Indeks harga saham gabungan (IHSG) terpantau menguat 0,73 persen atau 41,33 poin ke level 5.720,57.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak dalam kisaran 5.669,66-5.736,5.

09:02 WIB

Pukul 09.00 WIB: IHSG Menguat Tipis

Indeks harga saham gabungan dibuka di zona merah dengan pelemahan ke level 5.669,66.

Namun, IHSG langsung berbalik ke zona hijau pada pukul 09.01 WIB dengan penguatan 0,12 persen atau 6,63 poin ke level 5.685,88.

08:28 WIB

Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas Hari Ini

Tim riset MNC Sekuritas merekomendasikan beli saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR), PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) dan jual saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) pada perdagangan Kamis (26/11/2020). 

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi 0,4 persen ke level 5.679. 

Tim riset MNC Sekuritas memperkirakan IHSG telah terkonfirmasi menyelesaikan wave v dari wave (v) dari wave [iii], hal ini berarti koreksi IHSG akan berlanjut untuk membentuk wave [iv]. 

"Adapun level koreksi wave [iv] terdekat berada pada area 5.630 dan idealnya berada pada rentang 5.400-5.560. Support: 5.520, 5.430, resistance: 5,750, 5,840," tulis tim riset, Kamis (26/11/2020). 

Selengkapnya: Simak Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas Hari Ini, 26 November 2020 - Market Bisnis.com

06:25 WIB

Ini Rekomendasi Saham dari Sejumlah Analis

Direktur Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya memberikan sejumlah rekomendasi saham yang layak menjadi perhatian investor pada perdagangan hari ini, di antaranya: ITMG, BBRI, WIKA, SMGR, MYOR, BBNI, dan HMSP.

Sementara itu, Head of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan IHSG berpotensi terkoreksi lanjutan dengan support resistance 5.622–5.710. Dia merekomendasikan saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal di antaranya ASII, UNVR, KLBF, ERAA, HOKI, ICBP, dan INDF.

IHSG Berpotensi Melemah, Simak Rekomendasi Saham Berikut Sebelum Trading - Market Bisnis.com


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top