Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

United Tractors (UNTR) Cetak Kenaikan Penjualan Alat Berat 5 Bulan Beruntun

PT United Tractors Tbk mencatat kenaikan penjualan lima bulan berturut-turut. Per Oktober 2020, United Tractors mencetak penjualan alat berat sebanyak 154 unit, naik 4 persen secara bulanan.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 25 November 2020  |  20:09 WIB
Alat berat merek Komatsu. Istimewa
Alat berat merek Komatsu. Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Eminte alat berat dan pertambangan milik Grup Astra, PT United Tractors Tbk. berhasil membukukan kenaikan penjualan alat berat selama lima bulan berturut-turut.

Mengutip laporan kinerja operasional bulanan di laman resmi perseroan, emiten berkode saham UNTR itu berhasil membukukan penjualan alat berat komatsu sebesar 154 unit pada Oktober 2020.

Realisasi itu naik 4 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 148 unit, kendati secara year on year masih terkoreksi 7,2 persen sebesar 166 unit. Dengan demikian, secara year to date penjualan alat berat komatsu UNTR sebanyak 1.345 unit.

Adapun, pada Oktober 2020 kontribusi penjualan terbesar adalah untuk sektor konstruksi yaitu sebesar 47 persen, diikuti oleh sektor pertambangan sebesar 24 persen, sektor perhutanan 18 persen, dan sektor agri sebesar 11 persen.

Sementara itu, untuk kinerja operasional pertambangan batu bara perseroan melalui entitas usaha PT Pamapersada Nusantara telah memproduksi 94,8 juta ton dengan overburden removal sebesar 698,7 juta bcm sepanjang 10 bulan pertama tahun ini.

Capaian itu turun dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yaitu produksi sebesar 108,6 juta ton dengan overburden removal sebesar 836,5 juta bcm.

Selain itu, penjualan batu bara melalui PT Tuah Turangga Agung sepanjang 10 bulan pertama tahun sebesar 7,65 juta ton, naik dibandingkan dengan perolehan periode yang sama tahun lalu sebesar 7 juta ton.

Pada Oktober 2020, perseroan membukukan penjualan batu bara sebesar 508 ribu ton yang terdiri atas batu bara thermal sebesar 367 ribu ton dan 141 ribu ton batu bara kokas.

Di sisi lain,melalui entitas anak usahanya, PT Agincourt Resources, penjualan emas pada 10 bulan pertama tahun ini hanya sebesar 277.600 gold equivalent ounces (GEOs), turun 19,7 persen daripada capaian periode yang sama tahun lalu sebesar 346.000 GEOs.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

united tractors Kinerja Emiten
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top