Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kementerian PUPR Buka Lelang Proyek Jalan Tol, Perusahaan Swasta Mendominasi

Berdasarkan data dari laman resmi Kementerian PUPR Badan Pengatur Jalan Tol, delapan proyek yang dilelang memiliki nilai investasi Rp127,26 triliun.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 23 November 2020  |  17:25 WIB
Pembangunan pier head Kereta Cepat Jakarta Bandung yang terletak di samping ruas jalan tol Jakarta/Cikampek
Pembangunan pier head Kereta Cepat Jakarta Bandung yang terletak di samping ruas jalan tol Jakarta/Cikampek

Bisnis.com, JAKARTA – Sebanyak delapan proyek pembangunan jalan tol dengan total panjang 284,63 kilometer telah masuk dalam tahap persiapan lelang di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Berdasarkan data dari laman resmi Kementerian PUPR Badan Pengatur Jalan Tol, delapan proyek itu memiliki nilai investasi Rp127,26 triliun.

Adapun, pemrakarsa dari proyek jalan tol tersebut terpantau banyak berasal dari kalangan swasta.

Pembangunan jalan tol Cikunir - Karawaci diinisiasi oleh PT Earth Investment Indonesia dan PT Lintas Indonesia Sejahtera yang merupakan bagian dari Grup Salim sepanjang 40 kilometer dengan nilai investasi paling besar senilai Rp26,15 triliun.

Selanjutnya PT Duta Graha Karya memprakarsai proyek jalan tol Kamal - Teluk Naga - Rajeg sepanjang 40 kilometer dengan nilai investasi Rp23,16 triliun.

Entitas anak dari PT Nusantara Infrastructure Tbk. (META) yaitu PT Marga Metro Nusantara bersama PT Acset Indonusa Tbk. dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk. menginisiasi proyek jalan tol JORR Elevated Cikunir - Ulujami sepanjang 21,5 kilometer.

Nilai investasi untuk JORR Elevated ini tercatat senilai Rp20,05 triliun.

PT Alam Sutera Realty Tbk. (ASRI) dan PT Parentjana Djaja menginisiasi pembangunan jalan tol Semanan - Balajara sepanjang 31,9 kilometer.

Selanjutnya anak usaha dari PT United Tractors Tbk. (UNTR) yaitu PT Parmapersada Nusantara memprakarsai pembangunan jalan tol Sentul Selatan - Karawang dan jalan tol Bogor - Sepong via Parung yang masing-masing sepanjang 61,5 kilometer dan 31,17 kilometer.

Nama emiten kontraktor pelat merah baru muncul lagi di proyek Harbour Toll Road Semarang yang diinisiasi oleh PT Sumer Mitra Jaya bersama PT Waskita Toll Road sepanjang 20,86 kilometer.

Selanjutnya akses Patimban diinisasi oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk., PT Surya Semesta Internusa Tbk., PT Daya Mulia Turangga, dan PT Jasa Sarana sepanjang 37,7 kilometer.

Jalan TolInisiatorPanjangNilai Investasi (Rp triliun)
Cikunir - KarawaciPT Earth Investment Indonesia-PT Lintas Indonesia Sejahtera (Salim Group)4026,15
Kamal - Teluk Naga - RajegPT Duta Graha Karya (Salim Group)4023,16
JORR Elevated (Cikunir - Ulujami)PT Marga Metro Nusantara (META), PT Acset Indonusa Tbk., dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk.21,520,05
Semanan - BalarajaPT Alam Sutera Realty Tbk. dan PT Perentjana Djaja31,916
Sentul Selatan - KarawangPT Parmapersada Nusantara (Astra Group)61,515,2
Harbour Toll Road SemarangPT Sumber Mitra Jaya dan PT Waskita Toll Road20,8611,4
Bogor - Serpong via ParungPT Pamapersada Nusantara (Astra Group)31,178,95
Akses PatimbanPT Jasa Marga (Persero) Tbk., PT Surya Semesta Internusa Tbk., PT Daya Mulia Turangga, dan PT Jasa Sarana37,76,35

Sumber: Kementerian PUPR

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

proyek jalan tol Kementerian PUPR
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top