Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bos BCA Jual Saham Perusahaan, Raup Dana Rp3,25 Miliar

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk. Jahja Setiaatmadja melakukan transaksi penjualan saham BBCA dengan dana yang diraup sebesar Rp3,25 miliar.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 21 November 2020  |  09:12 WIB
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja saat paparan kinerja kuartal I/2020 secara live, Rabu (27/5 - 2020). Dokumen BCA.
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja saat paparan kinerja kuartal I/2020 secara live, Rabu (27/5 - 2020). Dokumen BCA.

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk. Jahja Setiaatmadja melakukan transaksi penjualan saham BBCA dengan dana yang diraup sebesar Rp3,25 miliar.

Dalam suratnya kepada Otoritas Jasa Keuangan tertanggal 20 November 2020, Corporate Secretary Bank BCA Raymon Yonarto melaporkan transaksi penjualan saham yang dilakukan Jahja Setiaatmadja yang merupakan Presiden Direktur BCA.

Berdasarkan laporan tersebut, Jahja Setiaatmadja tercatat telah melakukan penjualan saham BBCA pada 17 November 2020. Transaksi penjualan saham BBCA sebanyak 100.000 lembar dengan harga penjualan Rp32.500 per saham.

Dari transaksi itu, orang nomer satu di BCA itu meraup dana Rp3,25 miliar. Transaksi ini menyebabkan kepemilikan saham Jahja di BCA berkurang menjadi 7,91 juta lembar saham dari sebelum transaksi sebesar 8,01 juta lembar saham.

Adapun, tujuan dari transaksi tidak disampaikan. Status kepemilikan adalah langsung," terangnya dalam keterbukaan informasi di BEI, dikutip Minggu (21/11/2020).

Pada perdagangan kemarin (20/11/2020), harga saham BBCA ditutup di level Rp33.000 atau turun 75 poin dari harga penutupan perdagangan sebelumnya. Dalam sepekan terakhir, saham BBCA telah memberikan cuan 3,29 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa efek indonesia bca transaksi saham
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top