Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

CP Prima (CPRO) Anggarkan Capex Rp102 Miliar pada 2021

Rencana capex pada 2021 dianggarkan senilai Rp102 miliar untuk mendukung pertumbuhan bisnis perseroan.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 17 November 2020  |  19:50 WIB
Tambak Udang.  - KKP
Tambak Udang. - KKP

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten pakan ternak PT Central Proteina Prima Tbk. menganggarkan belanja modal atau capital expenditure untuk 2021 senilai Rp102 miliar. Nilai tersebut naik sekitar 20 persen dibandingkan capex pada 2020 yang mencapai Rp85 miliar.

Direktur Utama CP Prima Hendri Laiman menjelaskan rencana capex pada 2021 dianggarkan senilai Rp102 miliar untuk mendukung pertumbuhan bisnis perseroan.

“[Capex] terdiri dari biaya peremajaan fasilitas lama dan sekaligus peningkatan kapasitas produksi pakan dan makanan hewan kesayangan sebesar Rp65 miliar, penambahan kapasitas produksi pembibitan udang sebesar Rp13 miliar, dan peremajaan fasilitas unit usaha selain kedua unit bisnis di atas sebesar Rp24 miliar,” jelas Hendri dalam keterangan resmi, Selasa (17/11/2020).

Hingga akhir September 2020, emiten berkode saham CPRO tersebut telah menyerap capex senilai Rp45 miliar. Hingga akhir tahun ini, perseroan masih akan menggelontorkan tambahan capex senilai Rp40 miliar.

Adapun, penggunaan capex didominasi untuk peningkatan kapasitas produksi pakan dan makanan hewan (pet food) serta menambah gudang di pabrik Sepanjang senilai Rp61 miliar.

Selanjutnya, ekspansi pembibitan udang di Aceh diperkirakan senilai Rp5 miliar dan peremajaan fasilitas produksi yang ada senilai Rp19 miliar.

Selain merencanakan peningkatan kapasitas produksi untuk merespons kenaikan penjualan, Hendri juga optimis proses restrukturisasi obligasi anak usaha CPRO akan rampung pada 2021.

Adapun, CPRO sedang dalam proses negosiasi dan diskusi dengan para pemegang obligasi Blue Ocean Resources Pte. Ltd. pada tahun ini.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2020, CPRO membukukan kenaikan penjualan neto sebesar 1,62 persen menjadi Rp5,59 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp5,51 triliun.

Hal itu pun mengurangi kerugian CPRO menjadi Rp68,59 miliar dari Rp300,30 miliar pada akhir kuartal III/2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

belanja modal cp prima
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top