Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jelang Rilis Data Neraca Dagang, Intip Prediksi dan Rekomendasi IHSG Berikut

Pergerakan IHSG pada Senin pekan depan diperkirakan cenderung terbatas menjelang rilis data neraca perdagangan.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 15 November 2020  |  09:27 WIB
Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/11/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/11/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Artha Sekuritas Indonesia memprediksi Indeks harga saham gabungan akan melemah pada sesi perdagangan perdananya pekan depan, Senin (16/11/2020).

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan menjelaskan bahwa indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,04 persen ke level 5.451,06 pada akhir sesi Jumat (13/11/2020). Pergerakan ditopang sektor pertambangan dengan penguatan 0,78 persen dan sektor properti 0,64 persen.

Dia mengatakan IHSG ditutup menguat terbatas akhir pekan lalu setelah sempat melemah pada awal perdagangan. Pergerakan indeks diwarnai kekhawatiran naiknya jumlah kasus Covid-19 di beberapa negara dan dalam negeri.

Dennies memprediksi IHSG akan melemah pada sesi Senin. Secara teknikal, candlestick membentuk lower high dan lower low serta indikator Stokastik membentuk deadcross mengindikasikan potensi lanjutan pelemahan.

“Pergerakan akan cenderung terbatas. Investor akan mencermati data neraca pergadangan per Oktober 2020,” ujarnya melalui riset yang dikutip, Minggu (15/11/2020).

Dennies memprediksi IHSG akan bergerak dengan level support 1 5.436 dan support 2 5.412. Selanjutnya, resistance 1 5.475 dan resistance 2 5.490.

Adapun, Artha Sekuritas merekomendasikan hold saham IMAS, WEGE, PTPP. Selanjutnya, rekomendasi buy diberikan untuk BSDE dan MNCN.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top