Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Euforia Pilpres AS Dinilai Menguntungkan Emas dan Indeks Hang Seng

Investor banyak menaruh harapan kepada Joe Biden karena stimulus lanjutan untuk Covid-19 yang digelontorkan akan jauh lebih besar dibandingkan dengan calon Presiden petahana Donald Trump.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 06 November 2020  |  13:54 WIB
Emas batangan 24 karat ukuran 1oz atau 1 ons, setara 28,34 gram. Harga emas mengalami pergerakan ekstrim pada pekan ini yang mana sempat turun ke level US1.800 per ons beberapa hari setelah memecahkan rekor harga tertinggi. - Bloomberg
Emas batangan 24 karat ukuran 1oz atau 1 ons, setara 28,34 gram. Harga emas mengalami pergerakan ekstrim pada pekan ini yang mana sempat turun ke level US1.800 per ons beberapa hari setelah memecahkan rekor harga tertinggi. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Pemilihan umum Presiden Amerika Serikat (AS) yang sementara ini diungguli oleh calon dari partai Demokrat yaitu Joe Biden dinilai cukup mempengaruhi pergerakan harga emas dunia dan pasar saham Asia khususnya Indeks Hang Seng.

Berdasarkan data Bloomberg pada perdagangan Jumat (6/11/2020) pukul 13.42 WIB, harga emas spot turun 0,47 persen atau 9,12 poin menjadi US$1.940,54 per troy ounce.

Harga emas Comex kontrak Desember 2020 koreksi 0,43 persen atau 8,3 poin menuju US$1.938,5 per troy ounce.

Sementara itu, indeks dolar AS naik 0,17 persen menjadi 92,679.

Direktur PT Solid Gold Berjangka Dikki Soetopo mengatakan perdagangan emas dunia memang mengalami lonjakan yang cukup tajam.

Menurutnya, investor banyak menaruh harapan kepada Joe Biden karena stimulus lanjutan untuk Covid-19 yang digelontorkan akan jauh lebih besar dibandingkan dengan calon Presiden petahana Donald Trump.

Selain itu, perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok diharapkan akan usai jika Joe Biden terpilih sehingga sentimen positif terhadap pasar global kembali naik.

Selain emas, produk pasar berjangka lain yang saat ini dinilainya menguntungkan termasuk Indeks Hang Seng (HKK) yang telah mencetak kenaikan sebesar 3,62 persen, disambut Indeks Nasdaq, S&P 500, dan Dow Jones di Amerika Serikat yang menguat pada perdagangan Kamis (5/11/2020).

“Kami memprediksi bahwa selama pemilu AS berlangsung maka harga emas akan berada di kisaran US$1.953 per troy ons sampai dengan US$1.964 per troy ons. Sementara untuk HKK akan berada di level 26.500 – 26.100,” terang Dikki, dikutip dari rilis pers, Jumat (6/11/2020).

Disebutkannya, sebelum Presiden AS ditetapkan secara resmi, pasar global akan bergerak dengan volatilitas tinggi. Oleh karena itu para investor diharapkan lebih berhati-hati meski tren harga emas dan HKK mengalami kenaikan, pergerakan arah bisa saja berubah.

Meskipun demikian, lanjutnya, produk berjangka yang direkomendasikan saat momen pemilu AS saat ini adalah emas dan HKK. Dua produk ini juga diproyeksikan akan mengalami tren positif saat perayaan Diwali di India, dan aksi window dressing menjelang akhir tahun 2020 serta Imlek pada awal tahun 2021.

Range Harga Emas Selama Pemilu AS
Support 1 : US$1.914/troy ons
Support 2 : US$1.900/troy ons
Resistance 1 : US$1.953/troy ons
Resistance 2 : US$1.964/troy ons

Range HKK Selama Pemilu AS
Resistance 2 : 26.500
Resistance 1 : 26.100
Support 1 : 25.200
Support 2 : 25.024

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Emas Hari Ini indeks hang seng Pilpres AS 2020
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top