Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Permudah Konsumen Membeli, Komoditas Emas Jadi Andalan Antam

Emas kembali menjadi kontributor terbesar penjualan Antam pada periode sembilan bulan pertama tahun 2020.
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 30 Oktober 2020  |  10:22 WIB
Foto: Dok. PT Aneka Tambang Tbk
Foto: Dok. PT Aneka Tambang Tbk

Bisnis.com, JAKARTA  Komoditas emas kembali menjadi kontributor terbesar penjualan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) untuk periode sembilan bulan pertama tahun 2020.

Dilansir dari keterbukaan informasi perusahaan, penjualan emas Antam tercatat sebesar Rp12,98 triliun atau 72% dari total penjualan perusahaan dengan kode saham ANTM tersebut. 

Sekretaris Perusahaan Antam, Kunto Hendrapawoko menyebut tingginya minat masyarakat dalam investasi emas menjadi salah satu faktor pencatatan kinerja positif produk emas. 

“Penjualan produk emas logam mulia Antam masih mendapat respon positif dari masyarakat. Mengingat emas merupakan instrumen investasi sekaligus alat lindung nilai dan kami melihat pasar emas dalam negeri memiliki prospek yang tinggi,” jelasnya.

Kunto menjelaskan, Antam memperluas jangkauan pasar penjualan produk emas melalui jaringan butik yang tersebar di seluruh Indonesia serta metode sales canvassing di beberapa lokasi strategis yang dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. 

“Di tengah kondisi pandemi ini, Antam juga melakukan adaptasi dengan menerapkan sistem transaksi online melalui www.logammulia.com. Dengan mekanisme ini, memberi kemudahan bagi masyarakat yang hendak berinvestasi tanpa harus keluar rumah,” imbuhnya.

Lebih jelas Kunto memaparkan mekanisme transaksi online dapat dilakukan juga melalui aplikasi chat online masing-masing Butik Emas Logam Mulia. 

“Bagi masyarakat yang hendak melakukan penjualan (buyback) dapat membuat janji melalui nomor whatsapp masing-masing butik yang informasinya dapat diperoleh melalui website logam mulia atau instagram @antamlogammulia,” papar Kunto. 

Atas penerapan mekanisme transaksi online selama pandemi, serta penerapan strategi efisiensi biaya yang optimal, Antam mencatatkan laba usaha segmen operasi Logam Mulia dan Pemurnian sebesar Rp1,05 triliun selama periode sembilan bulan pertama tahun 2020. 

“Tidak dapat dipungkiri, produk emas batangan Logam Mulia Antam merupakan top of mind di masyarakat. Kami mencatatkan kenaikan 136% untuk laba usaha segmen operasi Logam Mulia dan Pemurnian pada tahun ini jika dibandingkan dengan periode yang salam pada tahun lalu sebesar Rp558,51 miliar,” kata Kunto. 

Dia juga menyampaikan, penguatan harga rata-rata emas global pada sembilan bulan pertama tahun 2020 sebesar 27% turut meningkatkan profitabilitas segmen Logam Mulia Antam. 

Hingga 27 Oktober ini, harga emas Antam sudah naik lebih dari 30 persen dari level akhir pada 31 Desember 2019 senilai Rp771.000 per gram. Antam meyakini tren harga emas ini akan terus berlangsung hingga akhir tahun.

“Kami optimis kinerja penjualan produk logam mulia mampu memperkuat kinerja operasional melalui adaptasi pasar khususnya di komoditas emas dan berharap tren ini akan terus berlanjut hingga tahun depan,” tutupnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emas antam kinerja
Editor : Kahfi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top