Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bos Sido Muncul (SIDO): Permintaan Produk Vit C 1000 Naik 30 Kali Lipat

Direktur Utama Sido Muncul David Hidayat mengatakan pihaknya memang sudah mengantisipasi lonjakan permintaan untuk produk Tolak Angin. Namun,  tidak berekspektasi bahwa permintaan akan produk suplemen Vit C 1000 juga melonjak di kala pandemi.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 21 Oktober 2020  |  17:40 WIB
Aktivitas di pabrik pembuatan jamu Sido Muncul. - sidomuncul.co.id
Aktivitas di pabrik pembuatan jamu Sido Muncul. - sidomuncul.co.id

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten jamu dan farmasi PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO) menyatakan tidak menyangka produk suplemen Vit C 1000 sangat digemari masyarakat.  

Direktur Utama Sido Muncul David Hidayat mengatakan pihaknya memang sudah mengantisipasi lonjakan permintaan untuk produk Tolak Angin. Namun,  tidak berekspektasi bahwa permintaan akan produk suplemen Vit C 1000 juga melonjak di kala pandemi.

“Untuk produk lain seperti Vit C 1000, permintaannya melonjak hampir 30 kali lipat sementara kapasitas produksi Vit C 1000 yang tersedia tidak mungkin memenuhi lonjakan permintaan yang begitu dahsyat,” ungkapnya kepada Bisnis, Rabu (21/10/2020). 

Namun, pihaknya pun tidak menyia-nyiakan peluang yang ada. Alhasil, perseroan melakukan terobosan dengan mengubah cara kerja untuk dapat menggunakan mesin otomatis yang tersedia. Hal ini yang pada akhirnya membuat perseroan dapat memenuhi lonjakan permintaan untuk produk Vit C 1000 hingga saat ini.

Adapun, perseroan berpendapat pihaknya masih akan tetap fokus pada produk kesehatan herbal mengingat penjualan jamu dan suplemen masih menjadi penopang bisnis perseroan.

Sementara itu, perseroan juga mencatatkan pertumbuhan signifikan dari segmen penjualan makanan dan minuman yang meningkat 18,78 persen secara tahunan.

“Kebetulan produk makanan milik perseroan juga terdapat kandungan herbal, seperti kopi jahe, susu, jahe, jahe wangi, kunyit asam, beras kencur yang disukai masyarakat selama pandemi ini,” pungkasnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emiten sidomuncul
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top