Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

DEWA Catatkan Volume OB 86,03 Juta Bcm hingga September 2020

Kontribusi terbesar volume OB Perseroan berasal dari proyek batubara Bengalon atau Bengalon Coal Project/BCP yaitu sebesar 60,36 juta bcm untuk periode Januari hingga September 2020 atau sebesar 70,17 persen dari total produksi OB perseroan.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 15 Oktober 2020  |  06:48 WIB
Presiden Komisaris PT Darma Henwa Tbk  Muhammad Lutfi (dari kanan) berbincang dengan Presiden Direktur Saptari Hoedaja, Direktur Ivi Sumarna Suryana, dan Komisaris Kanaka Puradiredja, usai RUPS di Jakarta, Kamis (27/6/2019). - Bisnis/Endang Muchtar
Presiden Komisaris PT Darma Henwa Tbk Muhammad Lutfi (dari kanan) berbincang dengan Presiden Direktur Saptari Hoedaja, Direktur Ivi Sumarna Suryana, dan Komisaris Kanaka Puradiredja, usai RUPS di Jakarta, Kamis (27/6/2019). - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten kontraktor pertambangan, PT Darma Henwa Tbk., mencatatkan volume pengupasan lapisan tanah atau overburden removal (OB) sebesar 86,03 juta bcm hingga September 2020.

Sekretaris Perusahaan Darma Henwa Mukson Arif Rosyidi mengatakan bahwa realisasi itu berhasil naik sebesar 4,02 persen dibandingkan dengan pencapaian OB pada periode yang sama tahun lalu.

Adapun, kontribusi terbesar volume OB Perseroan berasal dari proyek batubara Bengalon atau Bengalon Coal Project/BCP yaitu sebesar 60,36 juta bcm untuk periode Januari hingga September 2020 atau sebesar 70,17 persen dari total produksi OB perseroan.

“Dengan capaian volume produksi OB Januari – September 2020 sebesar 86,03 juta bcm, dan berharap kondisi cuaca di tiga bulan mendatang cukup kondusif, maka kami berharap pencapaian sampai dengan akhir tahun dapat membaik,” ujar Mukson kepada Bisnis, Rabu malam (14/10/2020).

Emiten berkode saham DEWA itu pun mengungkapkan akan menggunakan beberapa strategi agar dapat membukukan pertumbuhan positif baik unutk kinerja operasional maupun keuangan.

Strategi tersebut antara lain, meningkatkan kinerja alat produksi, menerapkan desain dan mining sequencing yang lebih efektif dan efisien.

Tidak hanya itu, DEWA akan meningkatkan produktivitas dan mengurangi konsumsi bahan bakar dengan meningkatkan kualitas jalan tambang, mengurangi tingkat kemiringan jalan tambang, dan membuka area waste dump yang lebih efisien.

Di sisi lain, Mukson mengaku hingga saat ini perseroan masih terus berpartisipasi dalam beberapa kesempatan tender untuk penyediaan jasa pertambangan di beberapa klien potensial.

“Namun demikian, saat ini kami belum bisa menyampaikannya karena masih dalam proses pembahasan atau tahapan,” papar Mukson.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batu bara darma henwa tbk
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top