Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dibayangi La Nina, United Tractors (UNTR) Pede Kinerja Tetap Terjaga

Di lini usaha kontraktor pertambangan, United Tractors (UNTR) menargetkan volume pengupasan tanah atau overburden removal (OB) pada tahun ini bisa mencapai 800 juta bcm (bank cubic meter).
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 14 Oktober 2020  |  17:25 WIB
Kegiatan operasional PT Pamapersada Nusantara, anak usaha PT United Tractors Tbk. yang bergerak di bidang kontraktor pertambangan. - unitedtractors.
Kegiatan operasional PT Pamapersada Nusantara, anak usaha PT United Tractors Tbk. yang bergerak di bidang kontraktor pertambangan. - unitedtractors.

Bisnis.com, JAKARTA - PT United Tractors Tbk menyatakan kinerja operasional di lini usaha pertambangan batu bara bakal tetap sesuai dengan rencana hingga akhir tahun kendati dibayangi gangguan cuaca akibat fenomena La Nina.

Sekretaris Perusahaan  United Tractors  Sara K. Loebis mengatakan proyeksi kinerja lini usaha kontraktor pertambangan telah memperhitungkan kenaikan curah hujan yang biasa terjadi di penghujung tahun.

Sepanjang 2020, lini usaha kontraktor pertambangan yang dijalankan oleh anak usaha PT PT Pamapersada Nusantara diharapkan bisa mencetak volume overburden removal (OB) sebesar 800 juta bcm (bank cubic meter).

“Sejauh ini, [operasional] masih on track dengan target dan kami sudah mempertimbangkan estimasi curah hujan itu. Dengan demikian, strategi perseroan di akhir tahun ini masih sama, yaitu optimum produktivitas,” ujar Sara kepada Bisnis, Rabu (14/10/2020).

Adapun, emiten berkode saham UNTR itu belum merilis kinerja operasional sepanjang kuartal III/2020. 

Kendati demikian, hingga Agustus 2020 UNTR membukukan penurunan volume OB menjadi sebesar 561,6 juta bcm dibandingkan dengan 656,4 juta bcm pada periode yang sama 2019.

Secara bulanan, UNTR membukukan pertumbuhan volume OB menjadi sebesar 73,6 juta bcm pada Agustus 2020 dibandingkan dengan 67,1 juta bcm pada Juli 2020.

Dari sisi produksi, hingga Agustus  2020 perseroan mencatatkan penurunan kinerja produksi menjadi hanya sebesar 75,8 juta ton dibandingkan dengan delapan bulan pertama tahun 2020 sebesar 84 juta ton.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

united tractors Kinerja Emiten
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top