Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Risiko Koreksi, Rekomendasi Saham MNC Sekuritas

Tim analis memperkirakan bahwa dalam jangka pendek, IHSG akan bergerak terkoreksi terlebih dahulu ke area 4.925-4.976 dan selanjutnya IHSG akan menguat kembali untuk menguji area 5.075-5.100.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 12 Oktober 2020  |  08:00 WIB
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/9/2020). Pada perdagangan Rabu (10/9) IHSG sempat mengalami trading halt dan ditutup anjlok 5,01% atau 257,91 poin menjadi 4.891,46. Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/9/2020). Pada perdagangan Rabu (10/9) IHSG sempat mengalami trading halt dan ditutup anjlok 5,01% atau 257,91 poin menjadi 4.891,46. Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Tim analis MNC Sekuritas merekomendasikan buy on weakness saham PT Timah Tbk. (TINS), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI), speculation buy PT Ace Hardware Indonesia Tbk. (ACES) dan sell on strength saham PT Wijaya Karya Tbk. (WIKA) pada perdagangan awal pekan ini.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG ditutup menguat tipis 0,3 persen ke level 5.053 pada Jumat (9/10/2020).

Tim analis memperkirakan bahwa dalam jangka pendek, IHSG akan bergerak terkoreksi terlebih dahulu ke area 4.925-4.976 dan selanjutnya IHSG akan menguat kembali untuk menguji area 5.075-5.100.

"Skenario ini akan berjalan selama IHSG tidak terkoreksi agresif ke bawah 4.820-4.840, terlebih support krusial yang berada di 4.753," tulis tim analis dikutip dari publikasi riset, Senin (12/10/2020).

Apabila IHSG terkoreksi menembus support-support tersebut, maka tim analis menyatakan IHSG terkonfirmasi membentuk wave C ke arah 4.500-4.650.

Adapun, level support terkonfirmasi adalah 4.840 dan 4.753, serta level resistance terkonfirmasi adalah 5.075 dan 5.187.

Berikut saham pilihan MNC Sekuritas untuk diperdagangkan Senin (12/10/2020):

TINS - Buy on Weakness (735)
Akhir pekan kemarin (9/10), TINS ditutup menguat cukup agresif 3,5% ke level 735 disertai dengan tekanan beli yang cukup besar. Kami memperkirakan penguatan TINS tersebut merupakan bagian dari wave (B) dari wave [B]. Hal tersebut berarti TINS masih berpotensi menguat terlebih dahulu.
Buy on Weakness: 700-730
Target Price: 770, 800
Stoploss: below 655

ACES - Spec Buy (1,550)
Kemarin (9/10), ACES ditutup terkoreksi tipis 0,6% ke level 1,550. Selama ACES tidak terkoreksi di bawah 1,500 atau bahkan 1,440, maka saat ini ACES sedang berada di awal wave [iii] dari wave 3 dari wave (C). Hal tersebut berarti ACES masih berpeluang untuk menguat kembali.
Spec Buy: 1,515-1,550
Target Price: 1,700, 1,800
Stoploss: below 1,500

BBNI - Buy on Weakness (4,640)
Pada perdagangan Jumat kemarin (9/10), BBNI ditutup terkoreksi tipis 0,6% ke level 4,640. Saat ini, kami memperkirakan BBNI sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave B. Hal tersebut berarti BBNI masih berpeluang untuk menguat kembali.
Buy on Weakness: 4,550-4,640
Target Price: 4,900, 5,000
Stoploss: below 4,370

WIKA - Sell on Strength (1,215)
WIKA ditutup menguat 4,7% di level 1,215 pada perdagangan Jumat kemarin (9/10) disertai dengan tekanan beli yang cukup besar. Kami memperkirakan saat ini posisi WIKA sudah berada di akhir wave (c) dari wave [b], sehingga WIKA rentan untuk terkoreksi membentuk wave [c]. Adapun level koreksi WIKA terdekat berada pada 1,170 kemudian 1,080 terlebih dahulu. Koreksi membentuk wave [c] akan lebih terkonfirmasi bila WIKA menembus support kuat di 1,040.
Sell on Strength: 1,220-1,270

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI rekomendasi saham
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top