Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dirut KINO Getol Tambah Saham Ratusan Juta

Direktur Utama PT Kino Indonesia Tbk. (KINO) Harry Sanusi kerap menambah kepemilikan sahamnya sepanjang 2020.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 02 Oktober 2020  |  19:31 WIB
Produk minuman yang diproduksi PT Kino Indonesia Tbk. - kino.co.id
Produk minuman yang diproduksi PT Kino Indonesia Tbk. - kino.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Utama PT Kino Indonesia Tbk. (KINO) Harry Sanusi getol menambah kepemilikan saham perseroan.

Dalam laporannya ke Bursa Efek Indonesia, Harry menyebutkan dirinya membeli 150.000 saham KINO pada 23-25 September 2020. Harga pembelian berkisar Rp2.947,89, sehingga total transaksi sejumlah Rp442,18 juta.

"Tujuan transaksi ialah investasi dengan kepemilikan saham secara langsung," paparnya, Jumat (2/10/2020).

Harry pun memegang 177,99 juta saham KINO atau setara dengan 12,46 persen, meningkat dari sebelumnya 17,84 juta atau 12,44 persen.

Pada penutupan perdagangan Jumat (2/10/2020), saham KINO turun 1,64 persen atau 50 poin menjadi Rp3.000. Harga naik 5,26 persen sepekan, tetapi masih melorot 12,54 persen sepanjang 2020.

Bos KINO memang cukup getol membeli aham perseroan. Melalui keterbukaan informasi BEI pada Jumat (11/9/2020), Harry menyatakan melakukan pembelian 81.500 unit saham KINO pada tanggal 1 hingga 7 September 2020 silam.

Harga pembelian saham KINO pada saat pembelian adalah Rp3.125 per unit saham. Total uang yang ia keluarkan untuk membeli saham perseroan yang dipimpinnya tersebut adalah sebesar Rp254,69 juta.

Transaksi saham yang dilakukan oleh Harry kembali membuat kepemilikan sahamnya atas KINO bertambah dari sebelumnya 173,85 juta saham atau 12,169 persen menjadi 173,93 juta saham atau 12,175 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham transaksi saham kino indonesia
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top