Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wijaya Karya (WIKA) Raih Kontrak Rp112 Miliar di Kepulauan Solomon

Perolehan kontrak di Kepulauan Solomon menambah daftar portofolio proyek WIKA di luar negeri. WIKA kini mengerjakan proyek di 10 negara yang tersebar di Asia, Pasifik, Timur Tengah dan Afrika
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 30 September 2020  |  14:20 WIB
Direktur Operasi III Wijaya Karya Sugeng Rochadi (ketiga dari kiri) dan Duta Besar Kepulauan Solomon untuk Indonesia, Salana Kalu (ketiga dari kanan) berposes usai meneken kontrak pembangunan sarana olahraga di Kepualauan Solomon. - Wika
Direktur Operasi III Wijaya Karya Sugeng Rochadi (ketiga dari kiri) dan Duta Besar Kepulauan Solomon untuk Indonesia, Salana Kalu (ketiga dari kanan) berposes usai meneken kontrak pembangunan sarana olahraga di Kepualauan Solomon. - Wika

Bisnis.com, JAKARTA - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. atau WIKA ditunjuk secara oleh National Hosting Authority Represent of Solomon Island Government untuk membangun Multi Purpose Sport Complex di Kepulauan Solomon. 

Penandatanganan kontrak yang dilaksanakan oleh Duta Besar Kepulauan Solomon untuk Indonesia, H.E., Mr. Salana Kalu dan Direktur Operasi III WIKA Sugeng Rochadi.

Direktur Operasi III  Sugeng Rochadi mengatakan venue yang akan dibangun WIKA bakal digunakan untuk pesta olahraga  Pacific Games 2023. Dia menerangkan, proyek ini akan dibangun dengan standar kualitas gedung yang tahan terhadap kondisi alam dan cuaca baik itu badai topan dan gempa bumi yang sering terjadi di kepulauan Pasifik.

Menurut Sugeng, kontrak pembangunan sarana olahraga itu mencapai Rp112 miliar. Proyek ini akan memiliki luas 5.800 meter persegi dan diharapkan rampung pada Desember 20200. Sesuai namanya, gedung ini bisa digunakan untuk berbagai fungsi, mulai dari venue futsal, basket, dan voli.

"Proyek ini akan semakin memperkuat kerjasama yang baik antara Indonesia dengan Kepulauan Solomon yang sudah terjalin sejak lama sekaligus menjadi pintu masuk bagi WIKA untuk mengerjakan proyek-proyek infrastruktur lainnya di kawasan Pasifik," jelas Sugeng melalui keterangan pers, Rabu (30/9/2020).

Menurut Sugeng, WIKA memiliki pengalaman panjang di sektor pembangunan venue olahraga. Pada penyelenggaraan Asian Games 2018, WIKA Group membuktikan kapasitasnya dengan membangun berbagai venue andalan dan ikonik.

Proyek yang dibangun WIKA untuk Asian Games 2018 antara lain  Jakarta International Velodrome, Jakarta International Equestrian Park, serta sejumlah venue yang terletak di dalam kompleks Gelora Bung Karno, Senayan.

Dengan masuknya ke Solomon, WIKA kini mengerjakan proyek di 10 negara yang tersebar di Asia, Pasifik, Timur Tengah dan Afrika diantaranya Station MRT Sanying di Taiwan, Limbang Bridge di Malaysia, Istana Presiden Republik Niger dan Apartemen Sosial di Aljazair.

Di lain pihak, Duta Besar Kepulauan Solomon untuk Indonesia, H.E., Mr. Salana Kalu menyambut baik keterlibatan WIKA sebagai kontraktor hebat di Indonesia. Dengan melihat karya-karya yang telah dihasilkan maupun reputasi WIKA, dirinya meyakini bahwa proyek ini menjadi salah satu yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat Kepulauan Solomon.

“Pembangunan proyek ini sudah dinanti-nanti oleh masyarakat di Solomon yang rindu dan menginginkan kualitas bangunan seperti yang dimiliki venue-venue internasional di Indonesia," ujar Salana Kalu 

Salana Kalu juga berpesan bahwa pada saat pengerjaan proyek nanti, WIKA harus mematuhi protokol pencegahan Covid-19. Saat ini, Kepulauan Solomon masuk dalam daftar negara yang mencatatkan nihilnya jumlah pasien positif Covid-19. 

Dia mengakui telah melihat sendiri protokol pencegahan Covid-19 yang telah dimiliki oleh WIKA dan dirinya optimistis apabila proyek mengikuti protokol tersebut, maka pencegahan dapat dilakukan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wika Kinerja Emiten
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top