Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Live

Harga Emas Hari Ini, Senin 31 Agustus 2020

Harga emas menguat di tengah pelemahan dolar AS dan terus bertambahnya korban virus Covid-19.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 31 Agustus 2020  |  14:53 WIB
Loading the player ...
Harga Emas Amblas? / Prediksi Harga Emas Sepekan. Pandu Gumilar

Bisnis.com, JAKARTA - Harga emas mendapatkan momentum penguatan seiring dengan prospek perlambatan ekonomi negara terbesar di dunia, yakni Amerika Serikat, dan terus bertambahnya korban akibat virus.

Pada perdagangan Senin (31/8/2020) pukul 06.31 WIB, harga emas spot naik 0,51 persen atau 10,02 poin menjadi US$1.974,85 per troy ounce.

Adapun, harga emas Comex kontrak Desember 2020 meningkat 0,28 persen atau 5,5 poin menuju US$1.980,4 per troy ounce. Indeks dolar AS koreksi 0,09 persen ke level 92,287.

Laporan Monex Investindo Futures menyebutkan harga emas bergerak sejak akhir pekan lalu di tengah kembali munculnya kekhawatiran pasar akan kejatuhan ekonomi yang disebabkan oleh pandemi virus Covid-19.

Hal itu terjadi meskipun adanya lonjakan yield Treasury AS setelah Gubernur Federal Reserve Jerome Powell tawarkan lebih banyak tolerasi terhadap inflasi.

Strategi kebijakan moneter terbaru dari The Fed adalah mereka berjanji untuk mengatasi kekurangan dari target inflasi berbasis luas dan inklusif dari sektor tenaga kerja penuh waktu. The Fed juga menjanjikan untuk membidik inflasi rata-rata di level 2%.

Obligasi AS jangka panjang naik ke level tertinggi dalam beberapa bulan pada hari Kamis. Obligasi AS yang lebih tinggi akan meningkatkan beban pemilik emas yang merupakan aset non imbal hasil.

Berdasarkan hitungan Worldometer, lebih dari 25,3 juta orang dilaporkan terinfeksi virus korona secara global dan sebanyak 850.014 jiwa telah meninggal dunia.

Simak pergerakan harga emas hari ini secara live.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emas Harga Emas Hari Ini dolar as
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top