Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sempat Amblas, Jasa Marga (JSMR) Yakin Pendapatan Bisa Pulih Lebih Cepat

Pada April-Mei 2020, pendapatan PT Jasa Marga (Persero) Tbk. turun hingga 50 persen. Saat ini, tren penurunan mulai menyusut di kisaran 10 persen. Dalam jangka menengah-panjang, pendapatan Jasa Marga terbilang stabil karena memegang konsesi tol 30-35 tahun.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 27 Agustus 2020  |  08:40 WIB
Sejumlah mobil memasuki gerbang tol Pondok Ranji di Tangerang Selatan, Banten, Minggu (15/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Sejumlah mobil memasuki gerbang tol Pondok Ranji di Tangerang Selatan, Banten, Minggu (15/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk. optimistis pemulihan kinerja di sektor pengusahaan jalan tol bakal lebih cepat dibandingkan dengan industri lain. Oleh karena itu, perseroan meyakini tren pendapatan hingga akhir tahun akan terus meningkat.

Direktur Keuangan Jasa Marga Donny Arsal mengatakan pendapatan perseroan sempat anjlok 50 persen pada periode April-Mei 2020. Pendapatan turun tajam karena pemerintah menerapkan pembatasan sosial berskala besar untuk membendung laju penyebaran virus corona (Covid-19).

“Isunya bukan di fundamental, kami punya kontrak 35 tahun—50 tahun. Revenue sebetulnya untuk mid to long term sangat steady,” paparnya di Jakarta, Rabu (26/8/2020).

Pendapatan emiten berkode saham JSMR itu turun 47,21 persen secara year on year (yoy) menjadi Rp6,77 triliun pada semester I/2020. Pendapatan tol sebagai kontributor utama turun dari Rp4,73 triliun pada semester I/2019 menjadi Rp3,91 triliun per 30 Juni 2020.

JSMR membukukan laba bersih Rp105,73 miliar pada semester I/2020. Pencapaian itu turun 90,02 persen dari Rp1,05 triliun periode yang sama tahun lalu.

Corporate Finance Group Head Jasa Marga Eka Setya Adrianto menambahkan saat ini tren pendapatan sudah mengalami perbaikan. Penurunan pendapatan menurutnya berada sekitar 10 persen.

“Kami berharap pada akhir tahun itu tidak terlalu signifikan kalau turun relatively hanya sedikit impak dibandingkan dengan tahun lalu,” imbuhnya.

Dalam catatan Bisnis, dalam 20 tahun terakhir pendapatan Jasa Marga tidak pernah turun Dengan kata lain, sejak zaman reformasi, pendapatan Jasa Marga selalu naik setiap tahunnya. 

Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis, pendapatan Jasa Marga rata-rata per tahun (compound annual growth result) mencapai 12,85 persen. 

Pada 1999, pendapatan Jasa Marga dari 13 ruas tol yang dikelola langsung mencapai Rp740 miliar. Adapun pada 2019, pendapatan tol dari 13 ruas mencapai Rp8,3 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol jasa marga Kinerja Emiten
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top