Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pendapatan Wijaya Karya (WIKA) Turun 37,23 Persen  

Penurunan pendapatan WIKA juga berimbas pada penurunan laba perseroan yang mencapai 71 persen.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 18 Agustus 2020  |  11:49 WIB
GEDUNG BUMN WIJAYA KARYA. Bisnis - Arief Hermawan P
GEDUNG BUMN WIJAYA KARYA. Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA -  PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA mencatatkan penurunan pendapatan sebesar 37,23 persen pada semester I/2020.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan yang dirilis, Selasa (18/8/2020), dalam enam bulan pertama 2020, WIKA mencetak pendapatan bersih sebesar Rp7,13 triliun. Jumlah tersebut jauh dibawah catatan pada semester I/2019 dengan pendapatan senilai Rp11,36 triliun.

Penurunan pendapatan WIKA juga berimbas pada penurunan laba usaha perusahaan. Pada semester I/2020, WIKA membukukan laba usaha senilai Rp1,08 triliun atau terkontraksi 37,2 persen dibandingkan keuntungan pada periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp1,72 triliun.

Penurunan ini juga berdampak pada terkoreksinya laba bersih perusahaan sebesar 71,89 persen. WIKA membukukan laba bersih sebesar Rp250,41 miliar pada semester I/2020 berbanding dengan perolehan pada paruh pertama tahun 2019 senilai Rp890,88 miliar. 

Di pos liabilitas jangka pendek, WIKA juga mencatatkan kenaikan dari pinjaman jangka pendek pihak berelasi dari Rp1,22 triliun menjadi Rp3,09 triliun serta pinjaman dari pihak ketiga yang melonjak dari Rp3,88 triliun menjadi Rp7,67 triliun pada semester I/2020

Adapun, WIKA berhasil menekan jumlah liabilitas jangka panjangnya dari Rp12,54 triliun pada 31 Desember 2019 menjadi Rp5,14 triliun. Total liabilitas secara keseluruhan berada di angka Rp43,87 triliun atau sedikit naik dari posisi akhir tahun 2019 senilai Rp42,89 triliun.

Sementara itu, arus kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi atau capital expenditure mengalami penurunan. Hingga Juni 2020, WIKA mencatatkan capex sebesar Rp762,97 miliar berbanding posisi pada semester I/2019 sebesar Rp4,92 triliun.

Hingga sesi pertama perdagangan hari ini, Selasa (18/8/2020), saham WIKA naik 90 poin atau 7,59 persen menjadi 1.275. Saham WIKA dibuka di level 1.195 atau 10 poin di atas level penutupan sebelumnya. Saham WIKA bergerak di rentang 1.190 hingga 1.290 sepanjang perdagangan sesi pertama hari ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wijaya karya Kinerja Emiten
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top