Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harga Emas dan Batu Bara Turun, Cermati Saham Berikut Ini

Harga emas dan batu bara turun seiring dengan perkembangan positif dalam pengembangan vaksin Covid-19. Saham-saham berbasis tambang emas dan batu bara disarankan untuk dicermati oleh investor.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 12 Agustus 2020  |  08:34 WIB
Pengunjung melintas di depan papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/6/2020). Bisnis - Abdurachman
Pengunjung melintas di depan papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/6/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com,JAKARTA — Titik terang penemuan vaksin Covid-19 serta rilis data ekonomi yang lebih baik diprediksi bakal mengusik tren kenaikan harga emas. 

Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang menjelaskan bahwa tidak mustahil harga emas akan terus terkapar ke depan apabila enam perusahaan farmasi global benar-benar memproduksi vaksin Covid-19 secara massal. 

Untuk diketahui, berdasarkan data Bloomberg, harga emas spot terpantau di level US$1.917,64 pada pukul 06.28 WIB. Angka itu turun 5,41 persen dibandingkan posisi kemarin sebesar US$2.2027,34 per troy ounce.Sementara itu harga emas berjangka Comex untuk kontrak Desember 2020 juga turun 5,57 persen menjadi US$1.926,10 per troy ounce

Dengan demikian, menurutnya tidak berlebihan jika investor sudah harus mengurangi bobot saham berbasis logam emas seperti MDKA, ANTM, PSAB, dan UNTR.

“Titik terang penemuan vaksin Corona dan lebih bagusnya rilis data ekonomi dibandingkan dengan perkiraan awal mendorong harga emas terjun bebas,” ujarnya melalui riset harian, Rabu (12/8/2020).

Edwin juga menyarankan investor mengantisipasi terjadi aksi jual atas saham batu bara. Pasalnya, harga Coal Newcastle Port Delivery September turun 3,31 persen pada Selasa (11/8/2020) malam.

“Jika dikombinasikan dengan jatuhnya DJIA sebesar -0.38 persen setelah naik selama 7 hari, serta jatuhnya EIDO 0,58 persen maka menjadi sentimen yang kurang sedap bagi investor,” paparnya.

MNC Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) akan bergerak dengan kisaran support 5.141 dan resistance 5.226 pada sesi Rabu (12/8/2020). Rekomendasi jual untuk saham MDKA, ANTM, PSAB, UNTR, PTBA, ADRO, dan ITMG.

Adapun, MNC Sekuritas merekomendasikan buy on weakness (BoW) saham BBNI, ERAA, BBRI, ASII, INDF, AKRA, WIKA, BRPT, CTRA, dan GGRM.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top