Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Investor Asing Lepas TOWR dan TLKM, IHSG Menguat Tipis

Indeks ditutup menguat tipis 0,27 persen atau 13,94 poin ke level 5.157,83.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 10 Agustus 2020  |  15:07 WIB
Pengunjung memotret layar monitor perdagangan Indeks Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (27/7/2020). Bisnis - Abdurachman
Pengunjung memotret layar monitor perdagangan Indeks Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (27/7/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) berhasil menguat setelah bergerak fluktuatif sepanjang perdagangan, Senin (10/8/2020).

Indeks harga saham gabungan (IHSG) sempat masuk zona merah pada pembukaan perdagangan sebelum akhirnya berbalik menghijau. Pergerakan menyentuh level resistance 5.158,346 sebelum akhir berbalik koreksi setelah pukul 10:00 WIB.

IHSG berhasil keluar dari tekanan jelang penutupan sesi pertama. Adapun, pada sesi II, IHSG cenderung bergerak di zona hijau. Indeks ditutup menguat tipis 0,27 persen atau 13,94 poin ke level 5.157,83.

Total nilai transaksi di pasar tunai, reguler, dan negosiasi senilai Rp6,74 triliun. Investor asing menekan bursa dalam negeri dengan net sell Rp463,29 miliar.

Jajaran top net foreign sell diisi oleh dua emiten di sektor telekomunikasi. PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) memimpin dengan net sell Rp133,7 miliar. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. juga dilepas investor asing dengan net sell Rp98,8 miliar.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sektor saham aneka industri jadi penekan utama IHSG dengan koreksi 1,24 persen. Sebaliknya, sektor saham pertanian menjadi penopang dengan naik 0,64 persen.

Head of Equity Trading MNC Sekuritas Medan Frankie Wijoyo Prasetio mengatakan pasar sangat minim sentimen. Oleh karena itu, pergerakan menurutnya menjadi cenderung flat.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama pasar masih melihat kondisi current account deficit (CAD) Indonesia. Investor masih menanti hasil rilis kuartal II/2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG saham Indeks BEI
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top