Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Teka-teki Transaksi Jumbo dan Rekomendasi Saham Sarana Menara Nusantara (TOWR)

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total transaksi saham TOWR pada sepekan mencapai Rp6,91 triliun, tertinggi di antara saham lainnya.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 09 Agustus 2020  |  12:17 WIB
Pengunjung melintas di dekat papan layar elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (22/6/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung melintas di dekat papan layar elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (22/6/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Saham entitas Grup Djarum, PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) menjadi yang paling banyak diperdagangkan selama sepekan 3-7 Agustus 2020. Namun, transaksi jumbo baru terjadi pada dua hari terakhir.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total transaksi saham TOWR pada sepekan mencapai Rp6,91 triliun, tertinggi di antara saham lainnya. Nilai itu juga jauh meninggalkan saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang ditransaksikan sebesar Rp2,99 triliun.

Artinya, transaksi saham TOWR mencapai lebih dari dua kali lipat transaksi saham BBRI.

Pergerakan harga saham Sarana Menara Nusantara sebetulnya mencuri perhatian dalam dua sesi perdagangan terakhir dengan mencatatkan nilai transaksi jumbo.

BEI mencatat adanya transaksi saham emiten berkode saham TOWR itu di pasar negosiasi senilai Rp1,77 triliun atau sebanyak 1,53 miliar lembar saham perseroan pada sesi Kamis (6/8/2020). Di pasar negosiasi, TOWR diperdagangkan dengan kisaran Rp990—Rp2.519.

TOWR menjadi saham yang diperdagangkan dengan jumlah terbanyak di seluruh papan perdagangan sebanyak 1,80 miliar lembar pada Kamis (6/8/2020).

Total nilai transaksi saham juga menjadi yang tertinggi senilai Rp2,09 triliun atau setara dengan 27,8 persen dari total nilai transaksi pasar negosiasi, tunai, dan reguler Rp11,09 triliun.

Dalam sesi perdagangan Jumat (7/8/2020), emiten menara telekomunikasi itu kembali jadi sorotan. Total net foreign sell saham TOWR di seluruh papan perdagangan mencapai Rp1,31 triliun.

Adapun, BEI mencatat investor asing mencetak net sell di seluruh papan perdagangan senilai Rp1,33 triliun sepanjang sesi Jumat (7/8/2020). TOWR menempati daftar top trading value dengan nilai transaksi Rp3,17 triliun.

Wakil Direktur Utama Sarana Menara Nusantara Adam Ghifari mengatakan tidak informasi yang perlu disampaikan oleh perseroan. TOWR baru saja menyampaikan laporan kinerja kuartal II/2020 sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Selain itu, sebagaimana telah pula kami sampaikan pada keterbukaan, anak perusahaan kami, yaitu PT Protelindo, telah memperoleh praefektif atas rencana penawaran umum berkelanjutan Obligasi II Protelindo dan saat ini sedang dalam proses bookbuilding,” ujarnya kepada Bisnis, Jumat (7/8/2020).

Data Bloomberg menunjukkan transaksi saham TOWR dilakukan oleh PT J.P. Morgan Sekuritas Indonesia dengan total nilai Rp4,06 triliun pada perdagangan Jumat (7/8/2020). J.P Morgan Sekuritas Indonesia tercatat melakukan transaksi pembelian Rp1,56 triliun dan penjualan Rp2,49 triliun.

Dengan demikian, transaksi J.P. Morgan Sekuritas Indonesia tercatat net sell Rp931,18 miliar sesi Jumat (7/8/2020).

Catatan Bloomberg mengenai kepemilikan saham TOWR yakni sebanyak 26,38 miliar lembar dimiliki oleh PT Sapta Adhikari Investama pada akhir kuartal II/2020. Pemegang saham dengan jumlah terbesar lainnya yakni T Rowe Price Group Inc sebanyak 3,51 lembar.

REKOMENDASI SAHAM

Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia Yosua Zisokhi dalam publikasi risetnya Jumat (7/8/2020) menyampaikan kebutuhan penyewaan menara masih cukup tinggi dari berbagai operator.

Hal itu membuat Sarana Menara Nusantara akan mampu menambah sekitar 600 site dan 1600 kolokasi pada semester II/2020. Dengan demikian, total penyewaan pada 2020 dapat naik 20 persen secara year on year (yoy).

Tambahan penyewaan membuat pendapatan dan net laba bersih TOWR diprediksi naik masing-masing 18,2 persen yoy menjadi Rp7,63 triliun dan 21,9 persen yoy menuju Rp2,98 triliun.

"Kami mempertahankan rekomendasi beli terhadap TOWR dengan target harga Rp1.300 yang merefleksikan 12,3 kali EV/EBITDA pada 2021," paparnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham sarana menara nusantara rekomendasi saham
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top