Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kinerja Waskita Beton Precast (WSBP) Masih Positif pada Paruh Pertama

Berdasarkan laporan keuangan indikatif kuartal II 2020, emiten berkode saham WSBP tersebut mampu mencatatkan laba bersih dan arus kas operasional positif.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 30 Juli 2020  |  14:45 WIB
Pekerja PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) menyelesaikan proses akhir pembuatan produk Spun Pile di Plant Karawang Jawa Barat, Rabu (17/6/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Pekerja PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) menyelesaikan proses akhir pembuatan produk Spun Pile di Plant Karawang Jawa Barat, Rabu (17/6/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Waskita Beton Precast Tbk. mampu meraih kinerja keuangan yang positif hingga semester I/2020.

Berdasarkan laporan keuangan indikatif kuartal II 2020, emiten berkode saham WSBP tersebut mampu mencatatkan laba bersih dan arus kas operasional positif.

Selain itu, rasio posisi utang berbunga terhadap modal WSBP diindikasikan masih rendah, yakni di bawah 1 kali, jauh dari batas maksimal yang ditentukan yaitu sebesar 2,5 kali.

"Hal tersebut mengindikasikan bahwa WSBP masih memiliki kapasitas ruang pendanaan yang besar," ujar Direktur Keuangan WSBP Anton YT Nugroho dikutip dari keterangan resmi pada Kamis (30/7/2020).

Anton juga meluruskan pemberitaan sejumlah media terkait penundaan pembayaran bunga obligasi. Ia menjelaskan, yang terjadi adalah kendala teknis saat pengiriman dana bunga obligasi kepada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

WSBP telah melakukan pengiriman dana pada tanggal 29 Juli 2020 dan akan efektif di rekening PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada tanggal 30 Juli 2020, sesuai dengan tanggal jatuh tempo pembayaran bunga obligasi WSBP.

Di sisi lain, WSBP tetap produktif menghasilkan inovasi produk, antara lain tiang listrik beton, bantalan jalan rel, dan spun pile berdiamater 1,2 m dan panjang 50 m. Produk ini merupakan yang pertama di Indonesia dan Asia Tenggara.

Perusahaan juga memperoleh pesanan produk Tetrapod untuk Proyek Pengaman Pantai di Singapura. Untuk meningkatkan kinerja bisnis, perusahaan akan terus meningkatkan penjualan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pasar eksternal.

“Tentunya kami ingin porsi nilai kontrak eksternal meningkat,” pungkas Anton.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emiten konstruksi Kinerja Emiten waskita beton precast
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top