Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Waskita Karya (WSKT) Suntik Modal Anak Usaha Rp559 Miliar

Setoran modal dari Waskita Karya akan digunakan oleh anak usaha Waskita Toll Road (WTR) untuk menambah modal atau pinjaman kepada anak usaha WTR.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 28 Juli 2020  |  15:51 WIB
Interchange di Jalan tol Kanci-Pejagan. Jalan tol ini dikelola oleh PT Semesta Marga Raya, anak usaha PT Waskita Transjawa Roll Road. Waskita Toll Road memiliki 39,49 persen saham WTTR per 1 April 2020. - wtr.co.id
Interchange di Jalan tol Kanci-Pejagan. Jalan tol ini dikelola oleh PT Semesta Marga Raya, anak usaha PT Waskita Transjawa Roll Road. Waskita Toll Road memiliki 39,49 persen saham WTTR per 1 April 2020. - wtr.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk menyuntik modal melak modal sebesar Rp559, 62 miliar kepada anak usaha PT Waskita Toll Road (WTR). Hal itu sejalan dengan rencana WTR meningkatkan modal ditempatkan dan disetor sebanyak 785.987 saham senilai Rp 1,19 triliun.

Berdasarkan keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa (28/7/2020) emiten bersandi saham WSKT ini melakukan setoran modal secara tunai dalam rangka peningkatan modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp559,62 miliar.

Dengan demikian, modal ditempatkan dan disetor perseroan di Waskita Toll Road menjadi sebanyak 785.987 lembar saham senilai Rp1,189 triliun.

Corporate Secretary Waskita Karya, Shastia Hadiarti mengatakan, dana tersebut nantinya akan digunakan oleh WTR untuk memberikan setoran modal atau pinjaman kepada anak perusahaan WTR. Walhasil, kebijakan tersebut dapat berdampak positif bagi induk perusahaan.

Aksi penyuntikan modal ke WTR merupakan yang kedua kalinya pada bulan ini. Sebelumnya, pada 14 Juli 2020 lalu, WSKT juga mengucurkan dana Rp10 miliar kepada WTR. 

Dia melanjutkan, apabila Waskita Karya sebagai pemegang saham Waskita Toll Road tidak melakukan peningkatan modal disetor dan ditempatkan, hal ini akan berpengaruh secara tidak langsung terhadap WSKT sebagai kontraktor pada proyek pembangunan ruas jalan tol milik anak perusahaan Waskita Toll Road tersebut.

Adapun Waskita Toll Road (WTR) adalah anak usaha Waskita Karya yang sahamnya dimiliki sebesar 80,56 persen. Sementara sebanyak 11,14 persen dimiliki oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Adapun, sebanyak 8,29 persen lainnya dimiliki oleh PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri. 

WTR memiliki 16 ruas jalan tol baik yang dimiliki secara langsung maupun melalui anak-anak usahanya. Beberapa ruas tol yang dimiliki diantaranya adalah tol Batang - Semarang, Bekasi - Cawang - Kampung Melayu (Becakayu), tol Kanci - Pejagan, tol Depok - Antasari (Desari), dan ruas tol Cileunyi – Sumedang – Dawuan (Cisumdawu).

pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (28/7/2020), saham berkode WSKT turun 0,65 persen ke posisi 664. Saham WSKT dibuka di level 670 ddan bergerak di rentang 625 hingga 680 sepanjang perdagangan hari ini. Dalam setahun terakhir, saham Waskita Karya turun 67,4 persen. Namun, sejak tiga bulan lalu, saham WSKT sudah naik 9,92 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

waskita karya
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top