Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Anak Usaha MNC Bakal Terbitkan 520 Juta Saham Baru

Emiten berkode saham MSIN itu akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 18 Agustus mendatang.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 11 Juli 2020  |  13:33 WIB
Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo menyampaikan sambutan pada pembukaan perdagangan saham di Jakarta, Senin (8/10/2018). - JIBI/Dedi Gunawan
Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo menyampaikan sambutan pada pembukaan perdagangan saham di Jakarta, Senin (8/10/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA — PT MNC Studios International Tbk. berniat menerbitkan 520,2 juta saham baru dalam rentang waktu 2 tahun.

Emiten berkode saham MSIN itu akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 18 Agustus mendatang. Manajemen perseroan berencana meminta restu untuk penerbitan saham baru.

MSIN berencana menerbitkan 502,2 juta saham baru atau sebanyak-banyaknya 10 persen dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan per tanggal 31 Desember 2019.

Anak usaha MNC Group itu akan menerbitkan saham baru melalui skema Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement.

Untuk saat ini setiap saham baru memiliki nominal Rp100 per lembar. Dengan demikian, paling minimal MSIN bakal mengantongi Rp50,22 miliar dari aksi tersebut.

MSIN berencana menggunakan dana hasil penerbitan saham baru untuk meningkatkan struktur permodalan dan keuangan perseroan serta mendukung peningkatan produktifitas dan kualitas operasional berkelanjutan termasuk bisnis rumah produksi dan periklanan.

Perusahaan yang dirintis oleh Hary Tanoesoedibjo itu berupaya meningkatkan jumlah produksi atas konten-konten pada platform OTT dan TV FTA. Terutama konten orisinil dan animasi serta pengembangan digital apps yaitu Klaklik dan AdMediate. Hal ini demi memperkuat pendapatan digital dan mendukung penjualan secara online.

"Mengingat jangka waktu pelaksanaan adalah maksimum 2 (dua) tahun terhitung sejak tanggal persetujuan RUPSLB yang menyetujui Penambahan Modal, penggunaan dana dapat berubah dan disesuaikan dengan kebutuhan dana Perseroan pada saat pelaksanaan Penambahan Modal," manajemen pada Sabtu (11/7/2020).

Selain itu, jumlah modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah pelaksanaan penambahan modal meningkat menjadi 5,72 miliar saham. Adapun pada perdagangan hari sebelumnya, saham MSIN tercatat turun 2,85 persen menjadi Rp250.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mnc group private placement
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top