Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harga Emas Potensi Koreksi Saat Pasar Saham Meningkat

Pada perdagangan Senin (67/2020) pukul 10.03 WIB, harga emas Comex kontrak Agustus 2020 turun 0,44 persen menjadi US$1.782,1 per troy ounce.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 06 Juli 2020  |  10:43 WIB
Bongkahan emas. - Bloomberg
Bongkahan emas. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Minat pasar terhadap aset berisiko seperti pasar saham dapat menekan laju harga emas.

Pada perdagangan Senin (67/2020) pukul 10.03 WIB, harga emas Comex kontrak Agustus 2020 turun 0,44 persen menjadi US$1.782,1 per troy ounce. Adapun, emas spot naik 0,11 persen menjadi US$1.773,96 per troy ounce.

Adapun, indeks dolar AS koreksi 0,17 persen menuju 97,007. Biasanya, pergerakan indeks dolar AS berkebalikan dengan harga emas.

Monex Investindo Futures dalam laporannya menyampaikan peningkatan penderita baru wabah corona di dunia dan kembali memanasnya hubungan AS-Tiongkok menjadi perhatian pasar awal sesi Senin (6/7/2020).

"Namun, pelaku pasar nampak cukup percaya diri untuk mengambil posisi berisiko, di tengah banyak negara yang sudah kembali menggerakkan roda ekonominya setelah pembatasan wabah corona," paparnya.

World Health Organization (WHO) telah melaporkan peningkatan jumlah pasien baru wabah corona yang mencatat rekor, lebih dari 200.000 penderita baru di seluruh dunia di akhir pekan lalu, dengan jumlah tertinggi tercatat di Florida dan Texas, AS.

Namun demikian, jumlah kematian yang menyusut di beberapa negara yang sudah kembali membuka perekonomian pasca pembatasan selama wabah corona, membantu ekspektasi pasar bahwa pemulihan ekonomi di beberapa negara di luar AS dapat berjalan dengan baik.

Tiongkok dan Hong Kong nampak menunjukkan pemulihan ekonomi yang baik setelah terkena imbas wabah corona paling awal.

Sementara, selama akhir pekan, Senat AS menyetujui rancangan undang-undang untuk memberikan sanksi kepada pejabat Tiongkok, terkait langkah undang-undang keamanan nasional di Hong Kong yang diterapkan pemerintah Tiongkok.

Presiden AS Donald Trump telah menerima RUU tersebut dan masih menunggu reaksi dari Tiongkok, untuk membubuhkan tanda tangan persetujuan RUU tersebut. AS juga mengirim dua kapal induk perangnya ke dekat laut Natuna, dimana pasukan Tiongkok melakukan latihan militernya.

Monex memprediksi hari ini harga emas berpotensi turun menguji level support di US$17650- US$1765 bila optimisme pasar terhadap aset berisiko berlanjut. Level resistan pada kisaran US$1.777 - US$1.784.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham emas Harga Emas Hari Ini
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top