Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Anomali Peningkatan Volume Transaksi Saham dan Penurunan Nilai Transaksi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,42 persen ke level 4.973,79 dalam sepekan
Pengunjung melintas di depan papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/6/2020). Bisnis/Abdurachman
Pengunjung melintas di depan papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/6/2020). Bisnis/Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA – Di tengah peningkatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengerek kapitalisasi pasar, rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) justru mengalami penurunan.

Sepanjang sepekan pada periode 29 Juni—3 Juli 2020, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak positif sejalan dengan penguatan kapitalisasi pasar saham-saham di Bursa Efek Indonesia.

Dikutip dari keterangan pers BEI, Minggu (5/7/2020) sepanjang sepekan pasar Indonesia bergerak bervariasi, tetapi didominasi data positif IHSG. Salah satunya adalah, rata-rata frekuensi transaksi harian yang meningkat 7,44 persen menjadi 572.412 ribu kali transaksi.

Selain itu, kapitalisasi pasar bursa, juga meningkat sebesar menjadi Rp5.759,76 triliun. Nilai kapitalisasi pasar itu meningkat 1,46 persen atau Rp82,8 trilun dibandingkan dengan posisi pada pekan sebelumnya, yakni Rp5.676,93 triliun.

Sejalan dengan itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,42 persen ke level 4.973,79 dalam sepekan. Adapun, pada pekan sebelumnya IHSG ditutup pada level 4.904,08.

Namun demikian, rata-rata volume transaksi harian menurun 9,86 persen menjadi 7,16 miliar saham. Adapun, sepanjang pekan yang lalu, rata-rata volume transaksi harian mencapai 7,948 miliar unit saham.

Rata-rata nilai transaksi harian pasar di bursa juga turut mengalami penurunan 8,19 persen. Rata-rata nilai transaksi harian pasar turun menjadi Rp6,434 triliun, dari Rp7,008 triliun pada penutupan minggu lalu.

Pada hari terakhir perdagangan pekan ini, investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp93,40 miliar. Namun, sepanjang tahun 2020 total transaksi jual bersih investor asing masih cukup tinggi, yakni Rp16,17 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper