Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bursa Eropa Catatkan Kenaikan Kuartal Tertinggi dalam 5 Tahun

Bursa Eropa yang naik 13 persen pada kuartal II/2020 mencatatkan kinejra terbaik sejak kuartal I/2015.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 01 Juli 2020  |  05:29 WIB
Stoxx. - Alex Kraus / Bloomberg
Stoxx. - Alex Kraus / Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa Eropa naik tipis pada Selasa (30/6/2020) dan mencatatkan kenaikan kuartalan terbaik sejak Maret 2015, karena investor terus mempertimbangkan pemulihan ekonomi kawasan terhadap risiko meningkatnya infeksi virus.

Dikuti[ dari Bloomberg, Indeks Stoxx Europe 600 naik 0,13 persen menuju 360,34, setelah berfluktuasi antara keuntungan dan kerugian karena Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa pandemi corona yang terburuk masih akan datang.

Saham teknologi dan penambang berkinerja lebih baik, sementara Royal Dutch Shell Plc menyeret saham energi lebih rendah. Stoxx berhasil naik 13 persen pada kuartal II/2020.

Ekuitas Eropa membukukan kenaikan bulanan ketiga berturut-turut, dibantu oleh langkah-langkah stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya dan optimisme bahwa ekonomi utama dapat mengurangi penguncian tanpa memacu gelombang kedua infeksi virus corona.

Hal itu menguatkan saham kawasan Eropa untuk melanjutkan kinerja yang jarang terjadi di AS, tempat infeksi meningkat di beberapa negara bagian.

"Investor terus mempertimbangkan angka kasus corona yang meningkat terhadap tanda-tanda pemulihan ekonomi dan meningkatnya ketegangan AS - China," kata Fiona Cincotta, seorang analis pasar di City Index.

"Sementara meningkatnya angka corona dan gejolak di seluruh dunia membuat para investor tetap di ujung tanduk. Namun, meningkatnya data ekonomi membuat beberapa cara untuk mengalihkan perhatian para investor."

Secara historis, Eropa memasuki masa prime time. Juli adalah periode di mana Stoxx 600 telah membukukan kenaikan bulanan terbesar rata-rata selama dekade terakhir.

Semua kelompok industri naik di kuartal kedua, kecuali saham minyak dan gas, menderita dari masih lemahnya permintaan minyak mentah dan menunda atau memotong dividen di sektor ini.

Meskipun saham teknologi adalah top gainers terbesar, menutup kuartal terbaik mereka sejak tahun 2001, sebagian besar siklus telah mengungguli rekan-rekan defensif mereka pada periode tersebut. Produsen mobil melonjak paling tinggi dalam lima tahun dan penambang terbesar sejak 2010, sementara stok makanan dan minuman tertinggal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa eropa bursa global indeks stoxx 600

Sumber : bloomberg

Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top