Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

MNC Sekuritas: IHSG Potensi Koreksi, Buy on Weakness CPIN dan BBNI

MNC Sekuritas merekomendasikan buy on weakness sejumlah saham di tengah potensi koreksi IHSG.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 30 Juni 2020  |  06:43 WIB
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (23/6/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (23/6/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Institution Research Team MNC Sekuritas merekomendasikan buy on weakness sejumlah saham di tengah pergerakan IHSG yang akan cenderung koreksi pada Selasa (30/6/2020).

Institution Research Team MNC Sekuritas menjelaskan bahwa IHSG ditutup terkoreksi 0,1 persen ke level 4.901 pada Senin (29/6/2020) dan telah menembus level support terdekat indeksnya di area 4.879.

“Waspadai koreksi IHSG yang akan menuju ke area 4.400-4.500, terlebih apabila IHSG menembus support penting di 4.712,” tulis Institution Research Team MNC Sekuritas melalui riset harian, Selasa (30/6/2020).

Kendati demikian, apabila IHSG berhasil naik menembus level resistance 5.020, maka IHSG akan menguji area 5.040 dan 5.140 untuk menguat membentuk wave [v] pada pola diagonal.

Institution Research Team MNC Sekuritas memprediksi indeks akan bergerak dengan level support 4.816 dan 4.712. Sementara itu, resistance berada di level 5.020 dan 5.140.

Adapun, rekomendasi Institution Research Team MNC Sekuritas untuk perdagangan, Selasa (30/6/2020), sebagai berikut:

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN)
Kemarin (29/6), CPIN ditutup di level Rp5.525. Selama tidak terkoreksi di bawah Rp5.300, maka diperkirakan posisi CPIN sudah berada di akhir wave (b) dari wave [v] dari wave C. Hal ini berarti koreksi CPIN sudah relatif terbatas dan berpeluang menguat.
Buy on Weakness: Rp5.450-Rp5.525
Target Price: Rp6.250, Rp6.625
Stoploss: below Rp5.300

PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI)
Pergerakan BBNI diperkirakan saat ini sedang berada di akhir wave (b) dari wave [iii], sehingga apabila BBNI terkoreksi maka akan cukup terbatas dan berpeluang menguat membentuk wave (c) dari wave [iii].
Buy on Weakness: Rp4.490-Rp4.550
Target Price: Rp4.950, Rp5.325
Stoploss: below Rp4.320

PT Bukit Asam Tbk. (PTBA)
PTBA ditutup terkoreksi 1,5 persen ke level Rp2.030, break support Rp2.030 dan membentuk new low. Perhatikan support PTBA pada level Rp1.945, selama tidak menembus level tersebut maka PTBA diperkirakan masih berada di wave [a] (overshoot). Apabila PTBA sudah terkonfirmasi selesai membentuk wave [a], maka PTBA berpeluang menguat untuk membentuk wave [b].
Spec Buy: Rp1.950- Rp2.010
Target Price: Rp2.150, Rp2.250
Stoploss: below Rp1.945

PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI)
Pada perdagangan kemarin (29/6), MAPI terkoreksi 1,3 persen dan ditutup di level Rp780. Selama MAPI belum mampu menembus resistance di Rp805, maka pergerakan MAPI diperkirakan sedang berada di wave [c] dari wave B, terlebih bila MAPI menembus support Rp715. Level koreksi MAPI terdekat diperkirakan berada pada area Rp740 dan idealnya pada level Rp600.
Sell on Strength: Rp780-Rp800

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI rekomendasi saham
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top