Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Transformasi Axa AM Berganti Nama Jadi Architas AM Indonesia

PT Architas Asset Management Indonesia menjelaskan pergantian nama ini sejalan dengan strategi AXA Grup untuk memaksimalkan layanan pengelolaan investasi di Indonesia.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 22 Juni 2020  |  17:30 WIB
PT Architas Asset Management Indonesia. Istimewa
PT Architas Asset Management Indonesia. Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — PT Axa Asset Management Indonesia mengganti nama perusahaannya menjadi PT Architas Asset Management Indonesia seiring dengan konsolidasi layanan manajer investasi dan penasehat investasi.

Presiden Direktur PT Architas Asset Management Indonesia Edhi Widjojo mengatakan pergantian nama ini sejalan dengan strategi AXA Grup untuk memaksimalkan layanan pengelolaan investasi di Indonesia.

“Melalui identitas baru ini, didukung dengan sumber daya dan keahlian manajer investasi yang mumpuni, serta jejaring pasar yang lebih luas, Architas Indonesia kini lebih siap untuk memberikan layanan yang terbaik bagi seluruh nasabah dan masyarakat,” tutur Edhi seperti dikutip Bisnis dari keterangan resmi, Senin (22/6/2020).

Edhi mengaku optimistis langkah ini dapat menjadi peluang besar untuk mengembangkan bisnis manajer investasi dan menumbuhkan industri pengelolaan investasi di Indonesia.

Apalagi, jelas Edhi, kondisi sektor jasa keuangan di Indonesia cenderung stabil di paruh pertama 2020 ini meskipun dampak pandemi Covid-19 relatif memberikan tekanan terhadap sektor jasa keuangan.

Menurutnya, sejalan dengan IHSG yang menguat pada awal Mei 2020, kinerja reksa dana cenderung positif dan jumlah produk baru reksa dana juga terus meningkat.

Di sisi lain kondisi pasar dan instrumen investasi juga diproyeksikan akan mulai meningkat secara perlahan usai pandemi reda, sehingga reksa dana masih menjadi pilihan investasi yang potensial bagi masyarakat untuk jangka panjang.

Per April 2020 lalu, Architas Asset Management Indonesia sendiri tercatat memiliki total dana kelolaan senilai Rp 3,44 triliun dan asset under advisory senilai Rp 1,11 triliun. Adapun izin Penasihat Investasi Architas telah didapatkan dari OJK sejak tahun 2019 lalu.

“Setelah mendapatkan izin OJK, Architas Indonesia saat ini menyediakan solusi pengelolaan investasi bagi nasabah dan bisnis asuransi AXA di Indonesia lewat berbagai produk dan portofolio multi-manajer,” tambahnya.

Produk tersebut antara lain ‘Mandiri Prime Equity Rupiah’ milik PT AXA Mandiri Financial Services, dan produk ‘Maestrolink Equity Plus’ milik PT AXA Financial Indonesia. Adapun rangkaian produk reksa dana yang dikelola oleh Architas Indonesia adalah AXA MaestroObligasi Plus, MaestroDollar, CitraGold, MaestroBerimbang, AXA MaestroSaham dan AXA CitraDinamis.

“Di bawah naungan AXA Global, Architas Indonesia akan mengembangkan layanan pengelolaan investasi dengan meningkatkan akses yang lebih luas dan pilihan investasi yang lebih lengkap bagi nasabah dan calon nasabah melalui keahlian manajemen investasi perusahaan,” imbuh Edi.

Adapun secara global, Architas mengelola lebih dari 35 miliar euro dana kelolaan investasi, dengan Inggris dan Eropa sebagai pasar terbesar. Beberapa tahun terakhir Architas berkembang pesat di Asia diperkuat dengan hadirnya kantor Architas Asia Limited yang berbasis di Hong Kong pada April 2020.

CEO Architas Matthieu Andre mengatakan bisnis Architas telah tumbuh kuat dan berkembang pesat secara global. Sejalan dengan komitmen untuk memberikan solusi investasi yang kredibel, Architas hadir di Indonesia sebagai pasar prioritas di Asia saat ini.

“Kami berharap dapat berkolaborasi bersama tim di Indonesia guna membangun kesuksesan yang lebih besar, serta memperluas layanan dan produk yang dapat kami tawarkan kepada nasabah," ujarnya.

Lebih lanjut, dia menegaskan pergantian nama perusahaan ini tidak akan memberi dampak perubahan terhadap layanan dan produk bagi nasabah. Nasabah akan terus menerima layanan manajemen investasi dengan kualitas terbaik, sama seperti sebelumnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

axa manajer investasi reksa dana
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top