Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Saham PTBA, UNTR, dan INKP Gusur Indeks Bisnis-17 ke Zona Merah

Indeks Bisnis-27 tercatat melemah 0,8 persen pada Senin (22/6/2020) dan kini berada di level 434,22.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 22 Juni 2020  |  16:20 WIB
Pengunjung menggunakan smarphone memotret layar monitor yang menampilkan pergerakan perdagangan harga saham di lantai PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Kamis (12/3/2020). Dalam perdagangan saham sesi, Kamis (12/3/2020), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 5,01 persen ke level 4.895,748 pada pukul 15:33 WIB. Secara otomatis, perdagangan di Bursa Efek Indonesia pun mengalami suspensi. Bisnis - Dedi Gunawan
Pengunjung menggunakan smarphone memotret layar monitor yang menampilkan pergerakan perdagangan harga saham di lantai PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Kamis (12/3/2020). Dalam perdagangan saham sesi, Kamis (12/3/2020), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 5,01 persen ke level 4.895,748 pada pukul 15:33 WIB. Secara otomatis, perdagangan di Bursa Efek Indonesia pun mengalami suspensi. Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA — Kompak dengan indeks harga saham gabungan (IHSG), indeks Bisnis-27 juga mengakhiri lajunya di zona merah pada perdagangan hari ini, Senin (22/6/2020).

Pada penutupan pasar, IHSG terpantau parkir di level 4.918,83 setelah terkoreksi 0,47 persen dibandingkan penutupan akhir perkan lalu. Tak jauh berbeda, pada periode yang sama indeks Bisnis-27 tercatat melemah 0,8 persen dan kini berada di level 434,22.

Dari 27 anggota konstituen indeks, hanya 9 emiten yang mampu menghijau, sedangkan 4 lainnya stagnan, dan 15 emiten memerah sehingga menjadi pemberat laju indeks Bisnis-27.

Emiten batu bara PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) menjadi anggota yang terkoreksi paling dalam yakni 6,58 persen, melanjutkan pelemahannya di akhir pekan lalu yang mendeketi batas auto rejection bawah.

Sedikit di atas PTBA, ada PT Uniter Tractors Tbk (UNTR) yang juga terkoreksi cukup signifikan yakni 5,32 persen. Diikuti pula oleh PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk yang melemah 3,02 persen.

Menemani ketiganya, dua emiten telekomunikasi besar yakni PT XL Axiata Tbk. (EXCL) dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) juga kebakaran dengan pelemahan masing-masing 2,51 persen dan 2,44 persen.

Sebaliknya, di kubu emiten yang menghijau, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) dan PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) menjadi penahan laju indeks agak tak jatuh lebih dalam.

Produsen mie instan merek Indomie, ICBP, terpantau menguat 1,96 persen, sedangkan emiten jalan tol JSMR tercatat naik 1,69 persen, dan emiten semen INTP terpantai naik 1,22 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI indeks bisnis27
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top