Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pariwisata Terpukul Pandemi, Simak Strategi Pigijo (PGJO)

Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling terdampak akibat adanya peraturan dalam menjaga jarak fisik dan pembatasan lalu lintas manusia sebagai buntut dari penanganan pandemi.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 04 Juni 2020  |  15:46 WIB
Kawasan di kaki Gunung Rinjani - Istimewa
Kawasan di kaki Gunung Rinjani - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten perusahaan rintisan yang bergerak di sektor pariwisata, PT. Tourindo Guide Indonesia Tbk. (PGJO) mengambil sejumlah langkah adaptif dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19.

Apalagi, sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling terdampak akibat adanya peraturan dalam menjaga jarak fisik dan pembatasan lalu lintas manusia sebagai buntut dari penanganan pandemi.

Manajemen perusahaan yang melantai di papan akselerasi bursa dengan kode PGJO ini mengatakan kondisi yang ada saat ini perlu disikapi dengan cara-cara baru yang sebelumnya tak dilakukan.

The New Way dibutuhkan untuk menghadapi The New Normal,” demikian tulis manajemen dalam kerterangan yang diterima Bisnis, Kamis (4/6/2020)

Selain itu, manajemen mengungkapkan bahwa dengan datangnya pandemi ini, perseroan mendapatkan keuntungan dari sisi corporate strategis. Adapun untuk menghadapi situasi saat ini PGJO memutuskan untuk melakukan 3 inisiasi.

Pertama, membangun learning management system (LMS) dalam hitungan minggu untuk melengkapi, mempersiapkan, dan mengoptimalkan model bisnis baru dalam situasi pandemi.

Pekan depan, perseroan rencananya bakal meluncurkan program Digital Travelpreneur Certification. Program tersebut memfasilitasi upgrading dan upscaling bagi pelaku industri pariwisata, khususnya para pemandu wisata di seluruh Indonesia.

Beberapa keterampilan yang akan diajarkan melalui program tersebut antara lain Personal Branding Online, Story Development, Handy Content Creation. Adapun bagi yang membutuhkan keahlian khusus terdapat modul“ PigijoSignatureTour:CeritaRelief Borobudur.

Langkah kedua, Pigijo mempelopori gerakan sociopreneur #SupportLocalExpert, yang mana perseroan bekerja sama dengan berbagai jaringan masyarakat Indonesia di luar negeri.

Lewat gerakan ini, diaspora Indonesia mereka memberi dukungannya dengan pembelian paket virtual tour dan produk khas daerah yang telah melewati kurasi tim Pigijo dan ditayangkan di situs resmi pigijo.com.

Kemudian langkah ketiga, perseroan memiliki program bernama PSBB alias Pigijo Sharing Bareng Bareng, yang merupakan acara talkshow IG Live yang dirancang untuk membantu mempromosikan potensi wisata daerah di Indonesia.

Sementara itu, pada Selasa tanggal 2 Juni 2020, perseroan melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan, dalam rangka mengafirmasi laporan tahunan Perseroan Terbatas, dan Rapat Pemegang Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS Luar Biasa).

Dalam rapat tersebut, para pemegang saham menunjuk Claudia Ingkiriwang sebagai Komisaris Utama, Lilik Takahashi sebagai Direktur dan Adi Putera Widjaja sebagai Chief Executive Officer.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata Kinerja Emiten Tourindo Guide Indonesia
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top