Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bursa Asia Rambah Zona Merah, Dipengaruhi Panasnya Hubungan AS-China

Trump mengancam tidak ada lagi pembicaraan untuk mengakhiri perang dagang.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 22 Mei 2020  |  10:44 WIB
Indeks Kospi - Bloomberg
Indeks Kospi - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa Asia membuka perdagangan akhir pekan dari zona merah. Penurunan indeks setelah China mengumumkan untuk membalas setiap tindakan Pemerintah AS.

Pembalasan ini setelah Amerika Serikat bersikeras untuk memberlakukan undang-undang keamanan nasional Hong Kong yang disepakati merupakan wilayah China namun saat ini memiliki peerintahan sendiri.

Berdasarkan data Bloomberg, pagi ini, Jumat (22/5/2020, bursa Hang Seng dibuka turun 2,2 persen, indeks topix Jepan turun 0,1 persen, indeks Kospi Korea Selatan turun 0,7 persen, sedangkan indeks S&P Australia atau ASX 200 menguat 0,2 persen.

Kepala Strategi Investasi BlueBay Asset Management LLP David Riley mengatakan bahwa risiko geopolitik kembali menghantui pasar dan akan menjadi sentimen negatif dalam beberapa perdagangan ke depan di tengah sentimen pandemi Covid19 yang belum usai.

Untuk diketahui, Presiden AS Donald Trump bersikeras untuk memberlakukan undang-undang keamanan nasional Hong Kong sebagai buntut dari aksi demonstrasi yang terjadi pada tahun lalu.

Namun, Pemerintah China telah menanggapi tuduhan Presiden AS Donald Trump dan memperingatkan bahwa Negeri Panda itu akan menjaga kedaulatan, keamanan, dan kepentingannya serta mengancam tindakan balasan.

Trump menyahut dengan mengancam untuk tidak ingin bernegosiasi dagang kembali dengan China. Kicauan ini menghancurkan optimisme pasar terhadap kesepakatan dagang tahap kedua yang semula direncanakan dapat diselesaikan pada November tahun ini.

“Ini kekhawatiran besar bagi pasar bahwa hubungan dagang kembali memanas, dan ini merupakan sumber potensial lainnya untuk pelemahan dan koreksi aset-aset berisiko,” ujar Riley seperti dikutip dari Bloomberg, Jumat (22/5/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Bursa Asia indeks kospi

Sumber : Bloomberg

Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top