Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Meski Laba MNCN Tertekan, Proses Private Placement Jalan Terus

Emiten berkode saham MNCN itu pada triwulan pertama tahun ini mencatatkan laba bersih sebesar Rp332,74 miliar turun 43 persen dibandingkan kuartal I/2019 Rp584,96 miliar.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 04 Mei 2020  |  20:03 WIB
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibja. Bisnis - Himawan L Nugraha
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibja. Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - PT Media Nusantara Citra Tbk. mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 43 persen pada kuartal I/2020.

Emiten berkode saham MNCN itu pada triwulan pertama tahun ini mencatatkan laba bersih sebesar Rp332,74 miliar turun 43 persen dibandingkan kuartal I/2019 Rp584,96 miliar.

Dari segi pendapatan, perusahaan yang dirintis oleh Harry Tanoesudibjo itu membukukan Rp2,01 triliun naik 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya Rp1,88 triliun.

Segmen pendapatan iklan untuk kuartal I/2020 membukukan kenaikan 3 persen year-on-year (yoy) menjadi Rp1,81 triliun dari posisi Rp1,76 triliun.

Segmen penjualan konten menyumbang Rp471,44 miliar dan segmen lainnya sebesar Rp25,49 miliar. Masing-masing segmen itu mengalami pertumbuhan 2 persen dan penurunan 8 persen.

Akan tetapi, beban langsung perseroan naik 8 persen yoy menjadi Rp711,2 miliar pada kuartal I/2020 dari Rp655,7 miliar di kuartal I/2019.

Begitu juga dengan pos beban umum dan administrasi yang naik 2 persen yoy dari Rp399,8 miliar menjadi Rp409,8 miliar pada kuartal I/2020.

Manajemen menyebutkan kenaikan beban umum disebabkan oleh efisiensi yang disebabkan oleh integrasi manajemen operasional 4 FTA. Selain itu perseroan juga mengalami kerugian selisih kurs sebesar Rp244,42 miliar yang pada tahun lalu masih laba Rp70,35 miliar.

Manajemen menyebutkan kurs rupiah melemah di atas level Rp15.000 untuk pertama kalinya dalam lebih dari empat minggu. Manajemen menyebutkan kerugian forex akan dijaga seminimal mungkin untuk periode kedepannya.

Adapun pada Mei 2020, MNCN berencana untuk menyelesaikan proses private placement kepada investor strategis. Dana dari placement ini akan digunakan untuk mengurangi hutang perseroan, yang jatuh tempo pada Agustus 2022.

Selain itu, penempatan juga akan menghasilkan free-float MNCN mencapai lebih dari 40 persen yang memungkinkan perseroan untuk mendapatkan tarif pajak sebesar 19 persen pada 2020 dibandingkan dengan tarif tahun lalu sebesar 25 persen.

Per 31 Januari 2020, pemegang saham utama MNCN ialah PT Global Mediacom Tbk. sebesar 56,37 persen. Adapun, masyarakat memegang 30,35 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mnc group media nusantara citra Kinerja Emiten
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top