Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Amblas, Dua Konstituen Indeks Bisnis-27 Tetap Cuan  

Saham Mitra Keluarga Karyasehat (MIKA) menguat 1,89 persen sedangkan Sarana Menara Nusantara (TOWR) naik 0,62 persen.
Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (14/4/2020). Bisnis/Himawan L Nugraha
Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (14/4/2020). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com,JAKARTA — Dua konstituen indeks Bisnis-27, PT Sarana Menara Nusantara Tbk. dan PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. mencatatkan penguatan harga pada sesi perdagangan, Kamis (16/4/2020).

Berdasarkan data PT Bursa Efek Indonesia, indeks Bisnis-27 harus puas mendarat di level 381,092 pada akhir perdagangan, Kamis (16/4/2020). Posisi itu turun 18,15 poin atau 4,55 persen dibandingkan dengan sesi sebelumnya.

Dari 27 penghuni indeks Bisnis-27, mayoritas atau sebanyak 25 emiten mengalami koreksi harga. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) mengalami penurunan paling dalam sebesar 6,97 persen atau 310 poin ke level Rp4.140 pada akhir perdagangan, Kamis (16/4/2020).

Selanjutnya, saham PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) juga terkoreksi cukup dalam sebesar 6,70 persen ke level Rp975. Kondisi serupa dialami oleh saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) yang turun 6,67 persen ke level Rp6.650.

Kendati demikian, ada dua emiten konstituen indeks Bisnis-27 yang mampu menghasilkan return positif alias penguatan harga pada, Kamis (16/4/2020). Pertama, Mitra Keluarga Karyasehat (MIKA) yang menguat 1,89 persen ke level Rp1.885. Kedua, Sarana Menara Nusantara (TOWR) yang menguat 0,62 persen ke level Rp810.  

Pergerakan indeks Bisnis-27 kompak dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang ambles hingga 3,14 persen ke level 4.480,607 pada, Kamis (16/4/2020). Sepanjang sesi itu, hanya ada 100 emiten yang menguat sementara sisanya 308 terkoreksi dan 126 stagnan.

Investor asing memberondong pasar saham domestik dengan aksi jual. Tercatat, total net foreign sell mencapai Rp1,19 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Rivki Maulana
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper