Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

WIKA Raih Kontrak Rp2,48 Triliun pada Kuartal I/2020, Meleset dari Target

Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya Mahendra Vijaya menuturkan pada kuartal I/2020, perolehan kontrak baru mencapai Rp2,48 triliun. Realisasi ini cukup jauh dibandingkan target kuartal pertama tahun ini, bahkan tidak sampai separuhnya.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 06 April 2020  |  16:40 WIB
GEDUNG BUMN WIJAYA KARYA. Bisnis - Arief Hermawan P
GEDUNG BUMN WIJAYA KARYA. Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. membukukan perolehan nilai kontrak baru di kuartal I/2020 meleset cukup jauh dari target yang ditetapkan. Kekhawatiran atas virus corona diduga menjadi penyebab utama.

Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya Mahendra Vijaya menuturkan pada kuartal I/2020, perolehan kontrak baru mencapai Rp2,48 triliun. Realisasi ini cukup jauh dibandingkan target kuartal pertama tahun ini, bahkan tidak sampai separuhnya.

“Hal ini [realisasi kontrak] memang masih di bawah target kontrak baru yang sebesar Rp5,7 triliun untuk periode tersebut. Hal ini tentunya disebabkan karena kondisi Covid-19 di Indonesia dan dunia,” jelasnya kepada Bisnis.com, Jumat (3/4/2020) malam.

Dia mengatakan bahwa saat ini pihaknya belum mendapati adanya pembatalan tender dari pemberi kontra. Namun, menurutnya potensi untuk penundaan cukup besar mengingat ketidakpastian ekonomi karena virus corona.

“Saat ini kami memang masih menunggu dari pemberi kerja, akan seperti apa tender-tenderi ini nanti akan dilaksanakan, baik pemerintah maupun swasta, tentunya sangat tergantung dari dampak covid-19 ini sendiri,” jelasnya.

Dia mengatakan bahwa perseroan saat ini juga tengah menyiapkan sejumlah rencana strategis untuk menyikapi pandemi virus corona. Salah satu hal yang menjadi fokus adalah menjaga likuiditas perusahaan di tengah pandemi.

Sebelumnya, Mahendra mengatakan bahwa kontrak yang didapatkan hingga akhir Februari mencapai Rp1,27 triliun. Dengan posisi kontrak hingga akhir kuartal I/2020 yang mencapai Rp2,48 triliun, artinya tambahan kontrak pada Maret hanya mencapai Rp1,2 triliun.

Sementara itu, target kontrak baru emiten berkode saham WIKA pada 2020 adalah Rp65 triliun. Adapun, total order book sampai dengan akhir tahun lalu tercatat sebanyak Rp117,7 triliun. Secara total, potensi nilai kontrak yang ditenderkan pada tahun ini diklaim mencapai sekitar Rp70 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wijaya karya kontrak baru kinerja bumn
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top