Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Beban Membengkak, Imunitas Laba Phapros (PEHA) Menurun Sepanjang 2019

Phapros membukukan perolehan pendapatan Rp1,1 triliun pada tahun ini, atau naik 8,06 persen dibanding periode tahun sebelumnya sebesar Rp1,02 triliun.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 31 Maret 2020  |  09:18 WIB
Direktur Produksi Phapros Syamsul Huda (kanan) didampingi oleh Ketua Yayasan Sosial Soegijapranata Br. Konradus Samsari CSA menyaksikan pengobatan gratis bagi warga Kelurahan Bongsari, Semarang Barat pada Rabu (11/3/2020). - Bisnis/Alif Nazzala Rizqi
Direktur Produksi Phapros Syamsul Huda (kanan) didampingi oleh Ketua Yayasan Sosial Soegijapranata Br. Konradus Samsari CSA menyaksikan pengobatan gratis bagi warga Kelurahan Bongsari, Semarang Barat pada Rabu (11/3/2020). - Bisnis/Alif Nazzala Rizqi

Bisnis.com, JAKARTA – Bertolak belakang dengan pendapatan emiten farmasi PT Phapros Tbk. meningkat, total laba bersih perseroan sepanjang tahun 2019 menciut dipicu oleh kenaikan beban pokok penjualan dan beban lainnya.

Dikutip dari publikasi laporan keuangan konsolidasiannya di Harian Bisnis Indonesia, Selasa (31/3/2020), Phapros membukukan perolehan pendapatan Rp1,1 triliun pada tahun ini, atau naik 8,06 persen dibanding periode tahun sebelumnya sebesar Rp1,02 triliun.

Namun, laba bersih perseroan melorot hingga 19,77 persen ke posisi Rp124,24 miliar pada tahun lalu, dari Rp154,86 miliar pada tahun 2018.

Hal yang mempengaruhi penurunan laba bersih emiten berkode saham PEHA tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan beban pokok penjualan, beban penjualan, beban umum dan administrasi dan beban keuangan.

Sehingga, produsen obat Antimo juga mengalami penurunan angka laba per saham atau earning per share menjadi Rp121, dari posisi sebelumnya Rp158.

Adapun, total liabilitas perseroan ikut meningkat bersamaan dengan total ekuitasnya masing-masing 18,19 persen menjadi Rp1,27 triliun, dan 4,03 persen menjadi Rp821,61 miliar.

Total aset Phapros juga ikut meningkat 12,2 persen menjadi Rp2,10 triliun dari posisi Rp1,87 triliun pada tahun 2018.

Terakhir, kas setara kas akhir tahun Phapros pada tahun 2019 juga ikut tergerus dengan penurunan sebesar 1,9 persen menjadi Rp106,57 miliar.

Kinerja Keuangan PT Phapros Tbk. (Jutaan)
Komponen20182019Pertumbuhan
Penjualan NetoRp1.022.970Rp1.105.4208,06%
Beban Pokok PenjualanRp439.945Rp495.93612,73%
Beban PenjualanRp269.026Rp315.13317,14%
Beban Umum dan AdministrasiRp120.288Rp123.0652,31%
Beban KeuanganRp39.929Rp62.60256,78%
Laba BersihRp154.863Rp124.241-19,77%
Laba per saham (dinyatakan penuh) Rp158Rp121-23,42%
Total LiabilitasRp1.078.865Rp1.275.11018,19%
Total EkuitasRp789.798Rp821.6094,03%
Total AsetRp1.868.664Rp2.096.71912,20%
Kas Setara Kas Akhir TahunRp108.627Rp106.567-1,90%

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt phapros tbk laba bersih
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top