Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kurs Tengah BI Merosot 489 Poin, Seluruh Mata Uang Asia Terdepresiasi

Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Kamis (19/3/2020) di level Rp14.712 per dolar AS, melemah tajam 489 poin atau 3,21 persen dari posisi Rp14.223 pada Rabu (18/3/2020).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 19 Maret 2020  |  11:31 WIB
Karyawan menghitung uang dolar AS di Kantor Cabang Plaza Mandiri, Jakarta, Rabu (18/3/2020). Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) pada Rabu (18/3) hingga pukul 10.09 WIB, nilai tukar rupiah melemah 140 poin atau 0,93 persen ke posisi Rp15.223 per dolar AS. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar - wsj.
Karyawan menghitung uang dolar AS di Kantor Cabang Plaza Mandiri, Jakarta, Rabu (18/3/2020). Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) pada Rabu (18/3) hingga pukul 10.09 WIB, nilai tukar rupiah melemah 140 poin atau 0,93 persen ke posisi Rp15.223 per dolar AS. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar - wsj.

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Kamis (19/3/2020) di level Rp14.712 per dolar AS, melemah tajam 489 poin atau 3,21 persen dari posisi Rp14.223 pada Rabu (18/3/2020).

Kurs jual ditetapkan di Rp15.791 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp14.633 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp158.

Adapun berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot menyentuh level Rp14.315 per dolar AS dengan pelemahan tajam 92 oin atau 0,6 persen pada pukul 08.04 WIB.

Pada perdagangan Rabu (18/3/2020), nilai tukar rupiah berakhir di level Rp14.223 per dolar AS dengan pelemahan 50 poin atau 0,33 persen.

Pelemahan nilai tukar rupiah di pasar spot mulai berlanjut dengan dibuka terdepresiasi 65 poin atau 0,43 persen di level Rp15.288 per dolar AS. Sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak di level 15.288 – 15.315.

Dilansir Bloomberg, analis valas Scotiabank Qi Gao mengatakan rupiah kemungkinan akan melemah hingga level terendahnya sejak krisis keuangan Asia 1998 lalu di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap penyebaran virus corona di negara ini.

Depresiasi yang dialami rupiah terjadi di saat mata uang lainnya di Asia juga tertekan. Won Korea Selatan memimpin pelemahan dengan depresiasi 3 persen, disusul yen Jepang yang melemah 1,15 persen.

 

Pergerakan kurs mata uang di Asia terhadap dolar AS
Mata uangKursPergerakan (persen)
Dolar Hong Kong7,766-0,03
Peso Filipina51,255-0,24
Baht Thailand32,691-0,26
Yuan China7,0713-0,34
Yuan offshore7,1090-0,48
Dolar Singapura1,4516-0,49
Dolar Taiwan30,447-0,59
Rupiah14.316-0,60
Ringgit Malaysia4,4038-0,68
Rupee India109,34-1,15
Yen Jepang109,34-1,15
Won Korea Selatan1.284,24-3,0

"Kurs di negara-negara dengan risiko penularan Covid-19 meningkat seperti rupiah, serta dan proksi aset risiko sentimen global seperti won mungkin masih melihat pergerakan fluktuatif untuk sementara", kata Yanxi Tan, analis valas di Malayan Banking Bhd.

"Tekanan pasar keuangan tidak mungkin menghilang sampai kita melihat puncak dari pandemi, kemudian berlanjut ke penurunan tingkat penularan," lanjutnya.

Seiring dengan pergerakan mata uang Asia, indeks dolar AS yang melacak pergerakan mata uang dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, menguat 0,246 poin atau 0,24 persen ke level 101,406 pada pukul 11.09 WIB.

Kurs Transaksi Bank Indonesia (Rupiah)
TanggalKurs
19 MaretRp15.715
18 MaretRp15.223
17 MaretRp15.083
16 MaretRp15.818
13 MaretRp14.815

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah kurs tengah bi
Editor : Rivki Maulana
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top