Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Saham BUMN Karya Serempak Jeblok, PTPP Kena Aksi Jual Investor Asing Terbesar

Indeks yang menurun membuat perdagangan dibekukan sementara atau halt. Hal ini terjadi setelah perdagangan berjalan sekitar 38 menit. Perdagangan resmi dibekukan sementara pada pukul 09.37 WIB
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 19 Maret 2020  |  10:27 WIB
PT Waskita Karya - Ilustrasi
PT Waskita Karya - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Saham emiten badan usaha milik negara (BUMN) karya tersungkur, sejalan dengan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang turun 5,01 persen pada awal perdagangan hari ini, Kamis (19/3/2020).

Indeks yang menurun membuat perdagangan dibekukan sementara atau halt. Hal ini terjadi setelah perdagangan berjalan sekitar 38 menit. Perdagangan resmi dibekukan sementara pada pukul 09.37 WIB

Saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk. mengalami penurunan paling dalam pada perdagangan hari ini, yakni 6,81 persen. Saham emiten berkode WSKT itu turun ke level Rp484 per saham.

Penurunan terjadi setelah pada hari sebelumnya saham WSKT ditutup pada level Rp520 per saham. Penurunan harga saham ini diakibatkan oleh aksi jual investor asing yang mencapai Rp34,9 juta.

Saham PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. menjadi saham emiten BUMN karya dengan penurunan terbesar kedua, yakni sebesar 6,81 persen ke level Rp484 per saham. Aksi jual investor asing mencapai Rp26,08 juta terhadap saham berkode WIKA tersebut.

Sementara itu, saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk. tersungkur 6,72 persen menjadi Rp444 per saham. Saham ADHI saat ini telah mencatatkan penurunan sebesar 70,4 persen secara tahun berjalan atau year to date.

Terakhir, saham PT PP (Persero) Tbk. mencatatkan penurunan 6,3 persen ke level Rp565 per saham. Aksi jual investor asing terhadap saham berkode PTPP ini tercatat paling besar di antara BUMN karya lainnya, yakni sebesar Rp285,36 juta.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG BUMN
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top