Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mirae Asset Sekuritas Jagokan 3 Sektor Saham

Mirae Asset Sekuritas menjagokan saham-saham di sektor perbankan, perunggasan, dan konsumsi.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 09 Maret 2020  |  15:03 WIB
Pengunjung berada di sekitar grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di galeri Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (3/3/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Pengunjung berada di sekitar grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di galeri Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (3/3/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan saham sektor perbankan, konsumer, dan unggas sebagai pilihan di tengah pasar yang sedang dalam tren bearish seperti saat ini.

Analis Hariyanto Wijaya menerangkan, meskipun saham perbankan ikut terdampak atas koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang cukup signifikan, tetapi persentasenya sendiri tidak sedalam yang terjadi pada IHSG.

“Pilihan utama kami pada bulan Maret adalah perbankan, konsumer dan unggas seperti BBCA, BBRI, BMRI, KINO, UNVR, INDF, ICBP dan JPFA,” ujar Hariyanto pada Senin (9/3/2020).

Hariyanto merekomendasikan saham konsumer seperti INDF dan ICBP melihat tingginya konsumsi masyarakat yang dominan tinggal di dalam rumah di tengah kekhawatiran masyarakat akan virus corona.

Lebih lanjut, saham KINO juga menjadi andalan mengingat performanya yang cukup cemerlang dari penjualan beberapa produk personal carenya tahun lalu serta valuasinya yang masih cukup terjangkau.

Unilever juga disebut memiliki pertumbuhan pendapatan yang stabil dengan harga saham yang sudh didiskon. Ditambah, Unilever memiliki produk seperti Lifebuoy yang merupakan produk perawatan kesehatan.

Mirae juga merekomendasikan saham JPFA pasca regulasi pemerintah tentang harga acuan ayam dan telur broiler yang kemungkinan besar dapat meningkatkan penjualan.

Sementara itu, koreksi IHSG diklaim kemungkinan akan berhenti dengan dua skenario yakni pelambatan angka korban virus corona dan adanya stimulus fiskal dan moneter oleh pemerintah.

Namun demikian, Mirae memangkas proyeksi IHSG 2020 menjadi 6.500 dari estimasi sebelumnya 7.140. Pasalnya, prospek earning per share (EPS) turun menjadi 5 persen year on year (yoy) pada 2020, dibandingkan proyeksi sebelumnya 9 persen yoy.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rekomendasi saham mirae
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top