Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Live

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, 26 Februari 2020

Dalam perdagangan Rabu (26/2/2020), rupiah diprediksi masih akan melemah di rentang Rp13.835-Rp13.935 per dolar AS.
Aprianto Cahyo Nugroho dan Renat Sofie Andriani
Aprianto Cahyo Nugroho dan Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 26 Februari 2020  |  16:09 WIB
Karyawan menanta uang rupiah di kantor cabang Bank BRI syariah, Senin (3/7/2017). Bisnis - Abdullah Azzam
Karyawan menanta uang rupiah di kantor cabang Bank BRI syariah, Senin (3/7/2017). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Nilai tukar rupiah ditutup melemah 15 poin atau 0,11 persen di level Rp13.887 per dolar AS, pelemahan hari keenam beruntun sejak perdagangan 18 Februari.

“Volatilitas dalam rupiah diperkirakan akan meningkat dalam beberapa hari ke depan ketika Indonesia mencoba mengatasi [dampak] situasi covid-19 di dalam negeri,” ujar Mingze Wu, pedagang valuta asing di INTL FCStone, Singapura, seperti dikutip dari Bloomberg.

Menurut Mingze, terlepas dari tingkat keparahan transmisi lokal, akan ada aksi beli yang kuat dan tekanan jual kuat di kedua sisi saat pelaku pasar memperdebatkan tentang seberapa mematikannya virus tersebut.

Seiring dengan pergerakan kurs rupiah, indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama, terkoreksi 0,191 poin atau 0,19 persen ke posisi 99,168 pukul 15.52 WIB, setelah berakhir naik 0,1 persen di level 99,359 pada Senin (24/2/2020).

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim menyampaikan kemarin Bank Indonesia kembali melakukan intervensi di pasar valas dan obligasi di perdagangan DNDF.

Perdagangan tersebut sudah aktif  bertransaksi dari pembukaan pagi dan kondisi global ini sudah di antisipasi sebelumnya oleh BI, sehingga dengan sigap dan melakukan penjagaan ketat dan ekstra waspada terhadap mata uang garuda.

"Intervensi yang dilakukan oleh BI tidak bisa membawa mata uang garuda menguat, namun apa yang di lakukan oleh bank sentral tersebut  sudah memberikan upaya maksimal untuk menahan laju pelemahan mata uang rupiah," paparnya.

Dalam perdagangan Rabu  (26/2/2020) Ibrahim memprediksi kemungkinan rupiah masih akan melemah di rentang Rp13.835-Rp13.935 per dolar AS.

Dari sisi eksternal, kenaikan cepat dalam jumlah kasus Covid-19 di Iran, Italia, dan Korea Selatan selama akhir pekan telah meningkatkan taruhan pada penurunan suku bunga Fed jangka pendek, sehingga menekan greenback.

Italia melaporkan lebih dari 220 kasus virus, dengan lima kematian pada Senin pagi. Korea Selatan mengonfirmasikan 231 kasus, menjadikan total di negara itu lebih dari 830. Iran, sementara itu, mengonfirmasi 61 total kasus, dengan 12 kematian di seluruh negeri.

Diturunkannya status peringatan darurat virus di berbagai provinsi di China dan angka pemulihan dari virus covid-19 terbaru memainkan peran penting dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyebutkan epidemi telah mencapai puncaknya antara akhir Januari dan awal Februari.

Disamping itu WHO memprediksi obat penawar untuk virus corona baru akan ditemukan satu tahun kemudian, sehingga pencegahan virus corona belum ada kejelasan.

Ekspektasi pasar yang tumbuh bahwa Fed dapat memberikan penurunan suku bunga lebih cepat. Namun, peluang penurunan suku bunga Fed saat ini pada bulan Maret 2020 hanya sebesar 23 persen, menurut Alat Monitor Suku Bunga Fed Investing.com.

16:06 WIB

Pukul 15.58 WIB: Rupiah Ditutup Melemah 53 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup melemah 53 poin atau 0,38 persen ke level Rp13.940 per dolar AS pada akhir perdagangan.

Sementara itu, indeks dolar AS yang melacak pergerakan greenback terhadap mata uang utama lainnya terpantau berbalik melemah 0,024 poin atau 0,02 persen ke level 98,944 pada pukul 15.53 WIB.

15:41 WIB

Pukul 15.29 WIB: Jelang Akhir Perdagangan, Rupiah Melemah 53 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot melemah 53 poin atau 0,38 persen ke level Rp13.940 per dolar AS menjelang akhir perdagangan.

Sementara itu, indeks dolar AS yang melacak pergerakan greenback terhadap mata uang utama lainnya terpantau menguat 0,078 poin atau 0,08 persen ke level 99,046 pada puklu 15.22 WIB.

13:37 WIB

Kurs Rupiah Bertahan Melemah

Nilai tukar rupiah terpantau bertahan di level Rp13.910 per dolar AS dengan pelemahan 23 poin atau 0,17 persen, saat indeks dolar AS naik 0,09 persen atau 0,087 poin ke posisi 99,055 pukul 13.25 WIB. 

12:08 WIB

Kurs Rupiah Masih Melemah

Nilai tukar rupiah terpantau masih melemah 23 poin atau 0,17 persen ke level Rp13.910 per dolar AS, saat indeks dolar AS menanjak 0,15 persen atau 0,149 poin ke posisi 99,117 pukul 11.52 WIB. 

10:11 WIB

Kurs Rupiah Melemah 23 Poin

Nilai tukar rupiah lanjut melemah 23 poin atau 0,17 persen ke level Rp13.910 per dolar AS, saat indeks dolar AS menanjak 0,13 persen atau 0,133 poin ke posisi 99,101 pukul 09.57 WIB. 

08:59 WIB

Pukul 08.20 WIB: Kurs Rupiah Melemah 18 Poin

Nilai tukar rupiah melemah 18 poin atau 0,13 persen ke level Rp13.905 per dolar AS, saat indeks dolar AS naik 0,07 persen atau 0,069 poin ke posisi 99,037.

08:05 WIB

Kurs Rupiah Dibuka Terapresiasi 2 Poin

Pergerakan nilai tukar rupiah dibuka terapresiasi tipis 2 poin atau 0,01 persen di level Rp13.885 per dolar AS pada perdagangan pagi ini. 

Sementara itu, indeks dolar AS, yang mengukur pergerakan dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama, terpantau menanjak 0,11 persen atau 0,109 poin ke posisi 99,077 pada pukul 07.54 WIB.  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah
Editor : Hafiyyan
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top