Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mayora Indah (MYOR) Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Cukai

Direktur Keuangan Mayora Indah, Hendrik Polisar mengatakan pihaknya masih menunggu penetapan regulasi dari pemerintah.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 26 Februari 2020  |  18:25 WIB
PT Mayora Indah Tbk - Mayora.com
PT Mayora Indah Tbk - Mayora.com

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten makanan dan minuman ringan PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) menyebutkan pihaknya belum bisa mengambil langkah konkret perihal rencana pemerintah mengenakan cukai untuk minuman manis kemasan.

Direktur Keuangan Mayora Indah, Hendrik Polisar mengatakan pihaknya masih menunggu penetapan regulasi dari pemerintah.

“Masalah ini baru rencana, belum disetujui DPR,” ujar Hendrik kepada Bisnis pada Rabu (26/2/2020).

Dia menjelaskan jika regulasi ini disetujui nantinya, maka perseroan juga akan mengikuti regulasi yang berlaku bagi semua pelaku industri.

Namun hingga saat ini, Mayora Indah belum mengambil siasat untuk menjaga kinerja keuangan tetap stabil akibat dari rencana tersebut.

Seperti yang diketahui, Menteri Keuangan Sri Mulyani berencana mengenakan cukai untuk minuman kemasan manis saat menghadiri rapat kerja dengan Komisi XI pada Rabu (19/2/2020) lalu.

Baca Juga : Harga Emas Hari Ini

Jika tarif cukai yang dipungut sebesar Rp1.500 per liter, mantan pejabat Bank Dunia tersebut memperkirakan potensi penerimaan pemerintah dari cukai bisa mencapai Rp6,25 triliun per tahun.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mayora
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top