Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gojek Resmi Jadi Pemegang Saham Blue Bird (BIRD)

Adapun, pemegang saham pengendali di emiten berkode saham BIRD itu masih dimiliki PT Pusaka Citra Djokosoetono, sebesar 31,51 persen
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 21 Februari 2020  |  18:07 WIB
Pengemudi taksi mengisi daya mobil listrik di area kantor Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di Jakarta, Selasa (18/2/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Pengemudi taksi mengisi daya mobil listrik di area kantor Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di Jakarta, Selasa (18/2/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – PT Blue Bird Tbk. akhirnya mengkonfirmasi bahwa PT Aplikasi Karya Anak Bangsa atau Gojek telah melakukan pembelian saham di perseroan.

Melalui penjualan dengan harga Rp3.800 per saham itu, Gojek menjadi salah satu pemegang saham minoritas perseroan. Adapun, pemegang saham pengendali di emiten berkode saham BIRD itu masih dimiliki PT Pusaka Citra Djokosoetono, sebesar 31,51 persen.

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Noni Purnomo mengatakan bahwa kemitraan ini juga merupakan bagian dari implementasi kode QRIS melalui GoPay, sebagai salah satu metode pembayaran taksi Bluebird. Metode pembayaran ini nantinya juga akan terintegrasi ke aplikasi My Blue Bird.

“Bergabungnya PT Aplikasi Karya Anak Bangsa sebagai salah satu pemegang saham menunjukkan bahwa PT Blue Bird Tbk sebagai penyedia transportasi merupakan partner yang strategis bagi PT Aplikasi Karya Anak Bangsa,” katanya melalui siaran pers, Jumat (21/2/2020).

Dia optimistis langkah masuknya Gojek ke dalam perseroan akan memperkuat kolaborasi di antara keduanya. Hal ini juga diharapkan dapat menjadi membantu perseroan dalam meningkatkan layanan kepada konsumen.

Direktur Utama Blue Bird Group Holding Kresna Djokosoetono menambahkan pembelian saham oleh Gojek juga menunjukkan tingginya kepercayaan di antara kedua perusahaan.

Senada, Co-CEO Gojek Andre Soelistyo mengatakan bahwa kerja sama dengan Bluebird merupakan langkah untuk meningkatkan layanan pembayaran dan transportasi milik perseroan. Dia meyakini Blue Bird dapat menjadi mitra strategis yang tepat untuk mewujudkan hal itu.

“Gojek merupakan salah satu layanan platform terbesar untuk konsumen di Asia Tenggara dan hal tersebut tidak dapat dicapai tanpa partner kuat yang memungkinkan kami untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” jelasnya.

Rumor masuknya Gojek ke dalam struktur pemegang saham Blue Bird mencuat setelah pada 13 Februari 2020 PT Pusaka Citra Djokosoetono melego sebagian kepemilikannya di BIRD. PT Pusaka Citra menjual 108.207.016 saham dengan harga Rp3.800 per saham. Alhasil, total nilai transaksinya adalah Rp 411 miliar.

Sejalan dengan transaksi itu porsi kepemilikan PT Pusaka Citra berkurang menjadi 31,517 persen dari semula 35,842 persen.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Blue Bird Gojek
Editor : M. Taufikul Basari
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top