Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kurs Tengah Menguat 17 Poin, Won Pimpin Pelemahan Mata Uang di Asia

Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Selasa (18/2/2020) di level Rp13.676 per dolar AS, menguat 17 poin atau 0,12 persen dari posisi Rp13.693 pada Senin (17/2/2020).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 18 Februari 2020  |  11:55 WIB
Nasabah menghitung uang di sebuah Money Changer, di Jakarta, Rabu (12/6/2019). - Bisnis/Himawan L. Nugraha
Nasabah menghitung uang di sebuah Money Changer, di Jakarta, Rabu (12/6/2019). - Bisnis/Himawan L. Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Selasa (18/2/2020), di level Rp13.676 per dolar AS, menguat 17 poin atau 0,12 persen dari posisi Rp13.693 pada Senin (17/2/2020).

Kurs jual ditetapkan di Rp13.744 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp13.608 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp136.

Adapun berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau bergerak ke level Rp13.688 per dolar AS dengan pelemahan 28 poin atau 0,2 persen pada pukul 11.04 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Bersama dengan rupiah, sejumlah mata uang di Asia terpantau ikut melemah, dipimpin oleh mata uang won Korea Selatan yang terdepresiasi 0,38 persen.

 

Pergerakan Mata Uang Asia terhadap dolar AS
Mata UangKursPerubahan (persen)
Yen109,71+0,155
Dolar Hong Kong7,7673+0,008
Peso Filipina50,611-0,069
Dolar Singapura1,3905-0,086
Dolar Taiwan30,068-0,133
Ringgit4,15-0,157
Baht31,23-0,167
Rupee71,4138-0,170
Yuan offshore6,9976-0,180
Yuan onshore6,9946-0,190
Rupiah13.688-0,205
Won1.188,45-0,383

Sumber: Bloomberg

 

Dilansir Bloomberg, mayoritas mata uang di Asia melemah setelah Apple Inc. mengatakan penjualan triwulanan tahun ini akan meleset dari prediksi karena pukulan wabah virus corona.

Apple memperkirakan tidak akan mencapai target pendapatannya untuk kuatal I/2020 karena perlambatan kerja dan permintaan smartphone yang lebih rendah, menunjukkan bahwa wabah virus di China membawa dampak yang lebih besar dari perkiraan/

“Dolar kemungkinan akan menunjukkan sedikit penguatan terhadap sebagian besar mata uang Asia karena peringatan kinerja Apple membayangi upaya bank sentral China untuk mendukung sektor keuangan,” kata Terence Wu, analis valas di OCBC Bank, seperti dikutip Bloomberg.

Sementara itu, indeks dolar AS yang melacak pergerakan greenback terhadap mata uang utama lainnya terpantau menguat 0,176 poin atau 0,18 persen ke level 99,179 pada pukul 11.22 WIB.

Indeks dolar AS sebelumnya dibuka menguat 0,19 poin atau 0,19 persen di posisi 99,193, setelah pada akhir perdagangan Senin (17/2) ditutup melemah 0,121 poin atauu 0,12 persen ke level 99,193.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kurs tengah bank indonesia
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top